THIS IS FEATURED POST 1 TITLE

THIS IS FEATURED POST 1 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Quas molestias excepturi
THIS IS FEATURED POST 2 TITLE

THIS IS FEATURED POST 2 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Impedit quo minus id
THIS IS FEATURED POST 3 TITLE

THIS IS FEATURED POST 3 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Voluptates repudiandae kon
THIS IS FEATURED POST 4 TITLE

THIS IS FEATURED POST 4 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Mauris euismod rhoncus tortor

Macet Parah 40 Km, Jokowi: Keterlambatan Membangun 8 Tahun


Unknown | 04.49 | ,

jokowi macet brebes
Mudik lebaran 2016 dinilai sebagai mudik dengan kemacetan paling parah sepanjang sejarah. Pasalnya, kemacetan parah terjadi hingga 40 Km. Perjalanan dari Bekasi menuju Purwokerto memakan waktu 36 jam padahal normalnya hanya 8-9 jam.

Kemacetan terparah terjadi di pintu keluar Tol Brebes Jawa Tengah yang belakangan dikenal dengan nama 'Brexit' atau Brebes Exit.

“Ini mudik terparah yang pernah saya alami," kata Fathya Kharisma (25), salah satu di antara ribuan pemudik “korban” macet, seperti dikutip CNN.






Menurut Presiden Jokowi, kemacetan parah itu terjadi lantaran belum terintegrasinya jalan tol setelah Pejagan-Pemalang, dengan ujung tol yang berada di Brebes Timur. Hal ini merupakan akibat dari keterlambatan pembangunan selama delapan tahun.

"Keterlambatan pembangunan (proyek tol) itu sampai delapan tahun berhenti, ada yang 20 tahun. Hal-hal seperti itu harus diselesaikan," kata Jokowi seperti dikutip Kompas.

Ia berjanji, masalah kemacetan saat mudik seperti ini akan selesai dalam dua tahun.

"Insya Allah dalam dua tahun bisa kami selesaikan," janji Jokowi. [Siyasa/Tarbiyah.net]



Gara-Gara Foto Ini, Peserta I’tikaf dari Indonesia Terkenal hingga Palestina


Unknown | 03.01 | ,

Gara-Gara Foto Ini, Peserta I’tikaf dari Indonesia Terkenal hingga Palestina
Foto penampakan i’tikaf dari sebuah Masjid di Indonesia membuat heboh media sosial. Foto ini dengan cepat tersebar ke seluruh dunia.

Media Palestina, Shaheb News Agency, turut menyebarkan foto ini. Melalui fan page-nya yang disukai 5,9 juta pengguna Facebook, Shehab mengunggah foto unik tersebut.

هكذا خيم الاندونيسيون أمس في مسجد الاستقلال بـ جاكرتا انتظارا لليلة السابع والعشرين من رمضان ليلة أمس

“Beginilah tenda orang Indonesia di Masjid Istiqlal Jakarta saat mananti malam 27 Ramadhan, malam kemarin,” demikian tulis Shehab, baru-baru ini.






Banyak netizen berkomentar bernada lucu menanggapi foto tersebut. Misalnya dengan menyertakan emotikon tertawa.

Selain banyak komentar berbahasa Arab, ada pula komentar berbahasa Indonesia dikarenakan laman Shehab cukup populer bagi warga Indonesia yang ingin mengikuti perkembangan berita Palestina dan dunia Islam.



“Apa ada nyamuk di masjid istiqlal sampai bawa kelambu ke masjid?” kata Hasan dengan menggunakan bahasa Indonesia mengomentari foto tersebut di laman Shehab. [Ibnu K/Tarbiyah.net]



Setelah 85 Tahun, Adzan Kembali Terdengar dari Dalam Hagia Sophia


Unknown | 01.12 | ,

Setelah 85 Tahun, Adzan Kembali Terdengar dari Dalam Hagia Sophia
Setelah 85 tahun, akhirnya untuk pertama kali adzan kembali dikumandangkan dari dalam bangunan Hagia Sophia. Adzan dikumandangkan pada Jumat (1/7/2016) bertepatan dengan malam 27 Ramadhan yang oleh sebagian masyarakat Turki diyakini sebagai malam yang paling berpeluang untuk turunnya Lailatul qadar.

Sebelumnya, sejak empat tahun lalu, di Hagia Sophia memang sudah terdengar adzan. Namun, adzan dikumandangkan dari ruang shalat di halaman kompleks, bukan bagian dari bangunan bekas masjid dan katedral yang menjadi landmark kota Istanbul itu.






Hagia Sophia atau Ayasofya merupakan gedung yang dibangun sebagai pusat Kristen Ortodoks pada era Kaisar Bizantium Justinian I tahun 537. Pada tahun 1204 hingga 1261, ia diubah menjadi Katedral Katolik Roma oleh pasukan Salib. Pada 1453, ketika Sultan Muhammad Al Fatih berhasil membuka Konstantinopel, Hagia Sophia yang hampir rusak kemudian direnovasi dan dijadikan masjid.

Pada tahun 1935, setelah Mustafa Kemal Ataturk meruntuhkan khilafah Turki Utsmani, ia juga mensekulerkan Hagia Sophia dengan mengubahnya menjadi museum.

Saat ini, seruan untuk mengembalikan Hagia Sophia menjadi masjid semakin mengemuka. [Ibnu K/Tarbiyah.net]



Ternyata Begini Cara Dukun “Pindahkan” Penyakit ke Telur


Unknown | 20.49 | ,

Ternyata Begini Cara Dukun Pindahkan Penyakit ke Telur
Sihir dan perdukunan merupakan hal yang sangat dilarang dalam Islam. Bahkan termasuk salah satu bentuk kesyirikan yang tidak akan diampuni jika pelakunya tidak bertaubat.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ أَتَى كَاهِناً أَوْ عَرَّافاً فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُولُ فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ

“Barangsiapa yang mendatangi dukun atau tukang ramal, lalu ia membenarkannya, maka ia berarti telah kufur terhadap apa yang telah diturunkan kepada Muhammad” (HR. Ahmad; hasan)

Meskipun dukun atau tukang ramal mengatakan atau berbuat sesuatu yang tampak benar/nyata, kemungkinannya hanya dua hal. Pertama, jika itu di luar kemampuan manusia (supranatural), maka ia bekerja sama dengan jin. Kedua, ada kalanya tampak nyata, tetapi sebenarnya adalah tipuan semata.






Misalnya dukun yang mengklaim mampu mengobati pasien dengan metode memindahkan penyakit ke dalam telur.

Tidak sedikit orang yang tertipu dan kemudian percaya dengan dukun yang mengklaim mampu mengobati pasien dengan metode memindahkan penyakit ke dalam telur. Pasalnya, di dalam telur tersebut memang ada jarum, darah, atau benda lain.

Dukun mengatakan bahwa jarum atau darah itu semula berada dalam diri pasien dan berhasil ia pindahkan ke dalam telur.

Padahal, itu hanya trik. Anda pun bisa melakukannya. Caranya adalah sebagai berikut:

1. Tuangkan air cuka ke dalam mangkok atau wadah lain yang bisa digunakan untuk merendam telur
2. Rendam telur tersebut ke dalam air cuka selama satu jam
3. Kulit telur akan menjadi lembek dan bisa dimasuki jarum, paku, atau disuntik dengan darah (misalny darah ayam)
4. Keluarkan telur dan letakkan di tempat kering. Kulit telur tersebut akan kembali mengeras
5. Bekas goresan jarum atau paku bisa ditambal dengan sabun atau gel khusus yang warnanya sama dengan warna kulit telur.

Nah, masih percaya pada dukun? Segeralah bertaubat daripada tidak mendapat ampunan sehingga nasib berakhir di neraka jahannam. [Ibnu K/Tarbiyah.net]



Jelang Idul Fitri, 283 Orang Masuk Islam melalui Mualaf Center


Unknown | 19.52 | ,

Ari Wahyuningsih (mantan Katolik, 26 tahun) bersyahadat
Ari Wahyuningsih (mantan Katolik, 26 tahun) bersyahadat
“Hidayah tidak mengenal suku, ras dan usia,” demikian Sekjen Mualaf Center Hanny Kristianto mengawali informasi banyaknya orang yang bersyahadat pada Ramadhan 1437 Hijriah ini.

283 orang telah mendapatkan hidayah dan menjadi mualaf sejak 1 hingga 29 Ramadhan ini. Usianya pun beragam.

“Yang termuda hari ini berusia 13 tahun dan tertua nenek Katharina Sutarni Sutanty berusia 70 tahun,” kata Hanny, Sabtu (2/7/2016) lalu melalui akun fan page-nya.






Hanny menginformasikan, hingga hari itu ada 280 orang yang telah bersyahadat. Sedangkan pada Ahad (3/7/2016) malam, bertambah tiga orang lagi bersyahadat.

“Semalam sekeluarga bersyahadat bersama team Mualaf Center Magelang dibimbing Ustadz M. Asrori.. Saudari-saudari kita sekeluarga (mantan Katolik) yang bersyahadat malam ini bernama ibu Dyah Suprihatin (38 tahun), Ririn Galih Widiastuti (21 tahun), Anggita Dwi Kristian (15 tahun),”kata Hanny, Senin (4/7/2016) dini hari. [Ibnu K/Tarbiyah.net]



Penjelasan KH Abdurrahman Navis Soal Ucapan “Minal Aidin wal Faizin” dan “Taqabbalallahu Minna wa Minkum”


Unknown | 08.44 | ,

Soal doa berbuka puasa dan ucapan selamat idul fitri

Pertama, menurut mereka doa berbuka puasa yang populer di masyarakat: "Allahumma laka shumtu" itu dha'if hadisnya dan karenanya tidak boleh dibaca. Yang shahih menurut mereka adalah doa "dzahaba al-zhama...."

Kedua, ucapan saat hari raya idul fitri "minal aidin wal faizin dan mohon maaf lahir batin" itu gak ada dasarnya. Yang benar itu adalah ucapan "taqabalallah minna wa minkum...."

Dalam berdoa di luar ibadah mahdhah itu memakai hadis dhaif dibenarkan, bahkan tidak ada hadisnya sekalipun kita berdoa apa saja itu juga dibenarkan. Doa mau ujian doktor, doa mau naik gaji, atau doa mengakhiri masa jomblo, boleh-boleh saja dengan redaksi apapun selama itu doa untuk kebaikan. Jadi, kenapa kawan-kawan mempersoalkan sesuatu yang tidak perlu dipersoalkan dan hanya membuat heboh masyarakat saja?

Hadis yang mereka anggap shahih di atas, yaitu "dzahaba al-zhama...." itu juga diperdebatkan statusnya. Sebagian ulama bilang ini hadis hasan, bukan shahih. Bahkan syekh Muqbil di Yaman bilang hadis ini juga dha'if (al-Mustadrak, tahqiq Syekh Muqbil Hadi al-Wadi, 1/ 583). Nah lho! sama-sama dha'if ternyata :)






Syekh Utsaimin mengeluarkan fatwa:

والدعاء المأثور : ( اللهم لك صمت ، وعلى رزقك أفطرت ) ، ومنه أيضاً : قول النبي عليه الصلاة والسلام : ( ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله ) ، وهذان الحديثان وإن كان فيهما ضعف لكن بع أهل العلم حسنهما ، وعلى كل حال فإذا دعوت بذلك أو بغيره عند الإفطار فإنه موطن إجابة

Intinya kedua doa tersebut ada kelemahan riwayatnya meski sebagian pihak menganggapnya hasan. Namun demikian berdoa dengan salah satu teks doa di atas atau doa lainnya saat berbuka puasa itu dibolehkan karena waktu berbuka puasa itu waktu yang mustajab (Majmu' fatwa Utsaimin, 341)

Adalah hal biasa dalam kajian ilmu hadis para ulama berbeda-beda dalam menentukan status shahih atau tidaknya sebuah hadis. Ini karena mereka berbeda dalam memberikan kriteria untuk memverifikasi hadis. Jadi, sebenarnya kawan-kawan gak usah terlalu semangat menyalahkan orang lain yang memakai hadis dha'if dalam perkara fadhail amal. Siapa tahu yang anda anggap dha'if malah dianggap shahih oleh ulama lainnya. Atau seperti dalam kasus doa buka puasa, riwayat yang anda anggap shahih malah tidak dianggap shahih oleh ulama lainnya.

Bagaimana dengan ucapan saat hari idul fitri? Sekali lagi, Syekh Utsaimin, mengatakan boleh-boleh saja.

وسئـل الشيخ ابن عثيمين : ما حكـم التهنئة بالعيد ؟ وهل لها صيغة معينة ؟ فأجاب : "التهنئة بالعيد جائزة ، وليس لها تهنئة مخصوصة ، بل ما اعتاده الناس فهو جائز ما لم يكن إثماً" اهـ

Ketika beliau ditanya apakah ada redaksi khusus? Beliau menjawab dengan mantap: Tidak ada. Apa yang menjadi kebiasaan masyarakat itu boleh diucapkan selama tidak mengandung dosa.

Wallahu a'lam. [KH Abdurrahman Navis]



Komedian Ernest Prakasa: Kalau Ada Guru Berani Sentuh Anak Gue, Gue Seret ke Polisi


Unknown | 08.10 | ,

Ernest Prakasa
Ernest Prakasa bersama Ahok
Di tengah dukungan masyarakat kepada guru yang diperkarakan di pengadilan karena mencubit murid yang tidak disiplin, komedian Ernest Prakasa membuat heboh media sosial. Pasalnya, ia menyatakan akan menyeret guru yang berani menyentuh anaknya.

“Gw gak akan pernah nampar / nyubit anak gw. Jd kalo ada guru berani sentuh anak gw, gw seret ke polisi. Gak ada urusan,” kata Ernest melalui akun Twitter pribadinya, @ernestprakasa, Jumat (1/7/2016) lalu.

Sebagian netizen setuju dengan Ernest, namuan nanyak netizen yang tidak setuju dengan pernyataan itu. Ernest, dianggap numpang tenar dari kasus tersebut, selain juga dinilai arogan.






“@ernestprakasa kalo lo berpikiran langsung lapor polisi kok kesannya arogan bgt ya? Sorry, jadi hilang respect,” kata @Liafamelia.

“Kalo nggak mau disentuh guru ya nggak usah disekolahin Ko... Duh~ jd ilfeel sama Koko nih,” kata @Queendr.

“@ernestprakasa kalau gak mau anak lo ditegur /atau dicubit jangan hantar ke sekolah.. bikin aja skolah sendiri,” kata @0Mustaan.

“@ernestprakasa hbis lo nyeret guru ke polisi. anak lo jg ga akan ditrima di skolah mna pun & psti ank lo jd tenar, #hahaha kasian,” kata @yusuf_cute21.



Bukan kali ini saja Ernest menuai kontroversi. Pada Maret lalu, komika Stand Up Comedy itu juga melecehkan pesantren. Ia menghubungkan pesantren dengan Nikita Mirzani dan menyebutnya dengan istilah “pesantren implan.”

“Kalau yg maen Nikita Mirzani, judul filmya berubah jadi Pesantren Implan,” kicau @Ernestprakasa, menyindir film berjudul “Pesantren Impian” yang diadopsi dari novel Asma Nadia. (Baca: Komedian Pendukung Ahok Ini Lecehkan Pesantren)

Asma Nadia lantas menanyakan maksud kicauan tersebut.

“@ernestprakasa Maksudnya apa ya Mas? Menghubungkan PESANTREN dgn Nikita Mirzani & IMPLAN imho bukan hal yang bijak,” tulis @asmanadia. [Siyasa/Tarbiyah.net]



 
Design Downloaded from free Blogger templates | free website templates | Seodesign.us | Funny Sport Videos.