THIS IS FEATURED POST 1 TITLE

THIS IS FEATURED POST 1 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Quas molestias excepturi
THIS IS FEATURED POST 2 TITLE

THIS IS FEATURED POST 2 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Impedit quo minus id
THIS IS FEATURED POST 3 TITLE

THIS IS FEATURED POST 3 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Voluptates repudiandae kon
THIS IS FEATURED POST 4 TITLE

THIS IS FEATURED POST 4 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Mauris euismod rhoncus tortor

Narkoba Diselundupkan Lewat Tiang Pancang, Tantowi Yahya Curigai Cina


Unknown | 19.28 | ,

narkoba dalam tiang pancang
Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap penyelundupan narkoba dalam jumlah besar dari Cina ke Indonesia, baru-baru ini. Modusnya, narkoba diselundupkan di dalam tiang pancang yang diimpor Indonesia dari negeri tirau bambu itu.

Anggota DPR RI Tantowi Yahya mencurigai upaya itu dan sejumlah fenomena lainnya merupakan upaya Cina menjadikan Indonesia sebagai negara koloni.






"Kemarin dan hari ini kita dihebohkan oleh berita di dalam tiang-tiang pancang yang kita impor dari China untuk keperluan proyek-proyek mereka disini, disusupi narkoba dalam jumlah besar. Tidak pernah dibayangkan oleh BNN, bahwa bahan keperluan bangunan untuk proyek-proyek yang kita butuhkan dijadikan carrier barang-barang terlarang. The other side of aid," kata Tantowi seperti dikutip Rmol, Senin (18/7/2016).

Hal lain yang disorot Tantowi adalah datangnya tenaga kerja Cina dalam jumlah besar. Yang mengherankan, mereka yang datang mayoritas adalah unskilled worker yang gajinya sangat kecil. Bagaimana mungkin mereka mau jauh-jauh meninggalkan negara mereka dengan gaji sekecil itu?


Selain itu, tidak ada jaminan bahwa nanti setelah proyek-proyek Cina selesai, mereka mau kembali ke negaranya. Ada misi apa mereka di sini?

"Lantas mengapa mereka mau meninggalkan negaranya jauh-jauh untuk upah yang kecil? Bahwa tujuan mereka kesini bukan semata untuk bekerja, bisa-bisa saja kan?" kata Tantowi. [Siyasa/Tarbiyah.net]



Jusuf Kalla Ingin Bangun Banyak Taman untuk Berburu Pokemon


Unknown | 18.28 | ,

Jusuf Kalla Ingin Bangun Banyak Taman untuk Berburu Pokemon
Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai berlebihan jika game Pokemon Go dianggap membahayakan keamanan negara.

Menurutnya, game Pokemon Go justru bermanfaat bagi anak-anak. Karena itu ia ingin pemerintah membangun banyak taman untuk berburu Pokemon.

Manfaat itu, menurut Jusuf Kalla, adalah menjadikan anak-anak lebih sehat karena bermain di alam terbuka.

"Ada bagusnya, kalau selama ini anak-anak main gadget di kamar sekarang di alam terbuka lebih sehat," kata Jusuf Kalla, Senin (18/7/2016) seperti dikutip Viva.

Sebagai konsekuensinya, pemerintah harus membangun lebih banyak taman sehingga anak-anak aman bermain dan bebas berburu Pokemon.

"Konsekuensinya pemerintah harus siapkan banyak taman," tandas Jusuf Kalla.






Mengenai beredarnya isu bahwa game Pokemon membahayakan kemanan negara karena bisa dimanfaatkan untuk memata-matai lokasi dan ruang secara realtime, Jusuf Kalla menilai hal itu berlebihan.

"Di seluruh dunia (juga) jadi tren. Berlebihan kalau itu (membahayakan keamanan negara dan pengguna game)," simpul Jusuf Kalla.

Sebelumnya, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso mengimbau masyarakat tidak memainkan Pokemon Go di kantor dan instalasi strategis karena menimbulkan risiko keamanan. Data sebuah lokasi dengan situasi dan pengamanannya secara real time (secara langsung) sangat diperlukan kalangan intelijen.

“Silakan saja yang menyukai game ini untuk bermain dengan tetap memperhatikan keselamatan diri sendiri dan orang lain. Namun, karena dalam game tersebut terdapat penggunaan kamera secara real time, maka muncul risiko keamanan jika dimainkan di kantor dan instalasi strategis,” kata Sutiyoso, Jumat (15/7/2016) lalu, seperti dikutip Beritasatu. [Siyasa/Tarbiyah.net]



Remaja Muslim Juara Grand Prix Jerman Ini Tolak Disiram Arak


Unknown | 08.12 | ,

Khairul Idham
Khairul Idham saat menerima tropi, Ahad (17/7/2016)
Salah satu tradisi di panggung juara Grand Prix adalah perayaan dengan arak. Juara Moto3 dalam Grand Prix di Sirkuit Sachsenring, Jerman, segera berlari dari podium saat perayaan arak akan dimulai. Ia menghindari terkena semburan arak.

Sang juara itu tidak lain adalah Khairul Idham. Pembalap muslim berusia 17 tahun asal Malaysia. Ia menorehkan prestasi gemilang dengan menjadi pemenang Moto3 dalam Grand Prix di Sirkuit Sachsenring, Jerman, Ahad (17/7/2016) lalu.

Khairul berada di posisi belakang saat start. Tepatnya dari grid ke-20. Namun, Khairul terus menggeber motornya. Dari posisi belakang, satu persatu ia menyalip pembalap di depannya. Khairul akhirnya memimpin.

Ia finis dalam waktu 47 menit dan 07,763 detik. Meninggalkan pembalap Leopard Racing asal Italia, Andrea Locatelli, dan pembalap Gresini, Enea Bastianini, yang menjadi juara dua dan tiga dalam ajang itu.






“Aku mengucapkan syukur alhamdulillah dan terima kasih banyak kepada timku yang senantiasa bekerja keras untukku,” kata Khairul seperti dikutip Malaysia Kini, Selasa (19/7/2016).

Sikap Khairul menghindari semburan arak juga menuai pujian netizen. Khairul dinilai teguh memegang komitmen sebagai seorang muslim yang baik.

Usai berkumandang lagu Negaraku, Khairul segera meninggalkan podium meskipun Locatelli dan Bastianini berusaha mengejarnya. Khairul benar-benar ingin menghindari terkena arak yang disemprotkan saat para juara mengangkat tropinya di podium usai menyanyikan lagu kebangsaan dari negara pemenang. [Ibnu K/Tarbiyah.net]





Ini Rekaman CCTV Upaya Pembunuhan Saat Kudeta dan Bagaimana Erdogan Bisa Lolos


Unknown | 06.57 | ,

Ini Rekaman CCTV Upaya Pembunuhan Saat Kudeta dan Bagaimana Erdogan Bisa Lolos
“Bunuh atau tangkap hidup-hidup Erdogan!” demikian misi tentara kudeta yang dikirim ke Resort Marmaris tempat Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menginap. Dan hampir saja Erdogan terbunuh.

Rekaman CCTV ini memperlihatkan bagaimana puluhan tentara kudeta menyerbu Resort Marmaris, Provinsi Mugla, Jumat (15/7/2016) malam. Dilaporkan, tentara kudeta tersebut berjumlah 40 orang.



Video lain menunjukkan, tiga helikopter bergerak di atas hotel tersebut. Jadi selain pasukan darat, pasukan udara juga disiapkan untuk menghabisi Erdogan. Bahkan terdengar bunyi tembakan dan dentuman keras yang diduga ledakan bom di hotel tersebut.

Namun tidak ada yang mampu mengakhiri hidup seseorang ketika Allah belum menentukan ajalnya tiba. Rupanya, Erdogan baru saja meninggalkan hotel tersebut beberapa menit sebelum tentara dan helikopter menyerbu hotelnya.






Bagaimana Erdogan bisa selamat? Tentu semuanya atas kehendak Allah dan pertolongan-Nya. Aljazeera mengungkapkan, satu jam sebelum tentara kudeta tiba di hotel tempat Erdogan menginap, Komandan First Army di Istanbul Jenderal Umit Dundar menelepon Erdogan dan menyampaikan informasi terjadinya kudeta.

Laporan yang sama juga dirilis oleh Hurriyet.

“Situasi di Ankara tidak terkendali. Bapak adalah presiden kami yang sah. Datanglah ke Istanbul dan saya akan menjamin akses Bapak di sini,” kata Jenderal Dundar.

Erdogan pun segera meluncur ke Istanbul. Setibanya di kota yang dulunya dibuka oleh Muhammad Al Fatih itu, Erdogan disambut jutaan warga.

Perjalanan menuju Istanbul sebenarnya juga bukan perjalanan yang aman. Pesawat Erdogan dibuntuti oleh dua jet tempur F-16. Bahkan, dua jet tempur yang diawaki personel pro-kudeta itu dikabarkan telah mengunci radar pesawat Erdogan.

“Setidaknya ada dua F-16. Mereka mengunci radar pesawat namun Erdogan yang sedang menunju ke Istanbul. Sementara dua pesawat F-16 lain melindunginya," kata seorang mantan perwira militer kepada dikutip Reuters, Senin (18/7/2016).

Namun, lagi-lagi Erdogan selamat. Bahkan kali ini selamatnya Erdogan tergolong aneh. Sebab, dua jet tempur itu tidak jadi menembak hingga pesawat Erdogan akhirnya berhasil tiba di Istanbul dengan aman.

"Kenapa mereka tidak menembak masih menjadi misteri," ujarnya. [Ibnu K/Tarbiyah.net]



Video Detik-Detik Pria Gendut Tercebur Danau Gara-Gara Pokemon Go


Unknown | 03.27 | ,

video detik-detik pria gendut tercebur danau gara-gara pokemon go
Semakin banyak orang-orang yang menjadi korban game Pokemon Go. Video ini memperlihatkan bagaimana seseorang yang asyik berburu pokemon tidak melihat jalan, padahal ia berada di tepi danau yang tidak dibatasi oleh pagar. Akhirnya, pria itu pun tercebur ke danau tersebut.

Beruntung, orang-orang di sekitarnya, termasuk orang yang meliput ramainya perburuan Pokemon segera menolong pria tersebut.

Ketika ditanya apa yang dilakukannya hingga tercebur, pria tersebut menjawab bahwa dirinya sedang bermain Pokemon Go.






Video pria tercebur danau gara-gara Pokemon ini menjadi viral di media sosial dan telah ditonton lebih dari 6,8 juta kali. Video ini juga menjadi peringatan bagi pengguna game Pokemon Go untuk berhati-hati.

Game yang dirilis oleh Niantic di Android dan IOS pada awal Juli itu diakui membuat tidak sedikit orang “kehilangan” akal sehat. Demi berburu pokemon, banyak yang menghabiskan waktu berjam-jam sehari, tidak memperhatikan jalan dan kondisi sekitar, dan lain-lain. Astaghfirullah ‘adhiim.





Intelijen: Kudeta Direncanakan 16 Juli, Dimajukan Karena...


Unknown | 19.57 | ,

kudeta Turki
Kudeta di Turki yang menargetkan merebut kekuasaan dari Presiden Recep Tayyip Erdogan sebenarnya direncanakan terjadi pada Sabtu (16/7/2016) pukul 3 dini hari. Namun aksi itu dimajukan menjadi Jumat malam setelah rencana tersebut bocor. Hal itu diungkapkan oleh Badan Intelijen Turki MIT.

MIT mengatakan, pada Jumat (15/7/2016) sore, intelijen mendapatkan informasi akan terjadi kudeta di Turki. Informasi itu didapat dari sejumlah tentara, namun belum jelas diketahui bagaimana kudeta akan terjadi dan di titik-titik mana akan dilakukan serangan pengambilalihan kekuasaan.

Agaknya, karena bocor itulah tiba-tiba pada Jumat (15/7/2016) malam sudah terjadi pergerakan sejumlah batalion militer. Rupanya kudeta dimajukan beberapa jam dari rencana semula.






Pelaku kudeta menutup jembatan penyeberangan Istanbul yang menghubungkan Asia dan Eropa. Mereka menguasai televisi dan radio pemerintah kemudian mengumumkan pengambilalihan kekuasaan dari sana. Mereka juga mengerahkan tank dan melakukan manuver pesawat tempur serta helikopter untuk membuat panik dan menakuti warga.

Namun, kudeta tidak bertahan lama. Erdogan selamat dan melalui sambungan aplikasi Face Time meminta rakyat Turki turun ke jalan melawan kudeta. Masjid-masjid segera mengumandangkan adzan untuk membangunkan dan memobilisasi rakyat. Dalam waktu singkat jutaan orang turun ke jalan melawan kudeta.

Sedangkan militer dan polisi yang setia kepada pemerintah Erdogan pun segera bertindak menahan kudeta dan menangkapi pelakunya. [Ibnu K/Tarbiyah.net]



Banyak Pemuda Tak Dikenal Datang ke Masjid Ini, Alasannya Bikin Warga Miris


Unknown | 07.58 | ,

main pokemon go di masjid
Masjid Baitul Jihad, Kemang Pratama, Bekasi, mendadak ramai. Sejumlah pemuda tak dikenal mendatangi masjid tersebut. Mengejutkan, sebab mereka bukan datang untuk shalat atau pengajian.

Para pemuda itu datang malam-malam ke Masjid tersebut, baru-baru ini. Setelah “diselidiki” ternyata mereka datang ke Masjid gara-gara game Pokemon Go. Hal itu dituturkan Adhika Dirgantara melalui akun Facebook pribadinya.

“Di selasar masjid malam ini diselingi orang-orang 'asing' yang sliweran bolak-balik di seputaran masjid, tidak biasanya. Ternyata lagi pada nyari pokemon. Masjid jadi area perang pokemon. Hedeh... Perlu nanem 'marbot' urusan pokemon kayaknya...,” kata Andhika.






Belasan komentar menanggapi informasi dari Andhika itu. Achi Asri Sumarni mengaku, memang banyak Pokemon yang muncul di masjid.

“Aku juga kemarin main Pokemon. Anehnya emang banyak muncul mesjid om hahaaaa..,” kata Achi.

“Tempat umum (musium, masjid, sekolah dll) jadi tempat PokeStop. Jadi lokasi yang jadi PokeStop sudah pasti akan didatangi oleh para trainer pokemon,” tambah Faisal Rizal. [Siyasa/Tarbiyah.net]




 
Design Downloaded from free Blogger templates | free website templates | Seodesign.us | Funny Sport Videos.