THIS IS FEATURED POST 1 TITLE

THIS IS FEATURED POST 1 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Quas molestias excepturi
THIS IS FEATURED POST 2 TITLE

THIS IS FEATURED POST 2 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Impedit quo minus id
THIS IS FEATURED POST 3 TITLE

THIS IS FEATURED POST 3 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Voluptates repudiandae kon
THIS IS FEATURED POST 4 TITLE

THIS IS FEATURED POST 4 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Mauris euismod rhoncus tortor

Militer Mesir Rilis Foto Kepingan Pesawat EgyptAir MS804


Unknown | 19.31 | ,

Pesawat EgyptAir MS804 yang hilang misterius saat terbang dari Paris pada Rabu (18/5/2016) malam menuju Kairo, dipastikan telah hancur. Pasalnya, militer Mesir telah menemukan kepingan-kepingan pesawat yang mengangkut 66 penumpang itu.
Kepingan pesawat EgyptAir MS804 yang dirilis Militer (ABC)

Militer Mesir kemudian merilis foto-foto kepingan Pesawat EgyptAir MS804 yang ditemukan. Seperti dilansir ABC, Sabtu (21/5/2016), foto-foto kepingan kursi dan sejumlah benda dengan tanda EgyptAir itu diposting di laman Facebook juru bicara Angkatan Bersenjata Mesir.
Kepingan pesawat EgyptAir MS804 yang dirilis Militer (ABC)

Kendati demikian, pencarian terhadap pesawat MS804 terus dilakukan. Khususnya mencari kotak hitam pesawat tersebut guna mendapatkan data valid penyebab hilang dan kecelakaan pesawat tersebut.
Kepingan pesawat EgyptAir MS804 yang dirilis Militer (ABC)

Sebelumnya, penyidik mengkonfirmasi munculnya asap di berbagai bagian dari kabin tiga menit sebelum pesawat tersebut menghilang dari radar, tepatnya pada jarak 280 kilometer dari pantai Mesir. Namun hingga saat ini belum diketahui dengan pasti penyebab asap itu. [Siyasa/Tarbiyah.net]



Deddy Mizwar Menangis: Jakarta Jangan Memindahkan Bencana ke Daerah Lain


Unknown | 08.17 | ,

Reklamasi pantai utara Jakarta telah merusak lingkungan daerah lain terutama Bogor. Hal itu membuat Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menangis saat membicarakannya bersama Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI).

Deddy mengatakan, sebagian besar material yang digunakan untuk membangun pulau buatan di Jakarta Utara tersebut berasal dari Bogor Barat.

Lebih jauh ia mengatakan, sebuah peradaban janganlah dibangun di atas sebuah kemaksiatan, serta mengorbankan kepentingan masyarakat lain serta lingkungan yang ada.

"Janganlah membangun Jakarta dengan cara memindahkan bencana ke daerah lain, janganlah membangun Jakarta dengan cara memindahkan kemiskinan ke daerah lain," kata Deddy, Sabtu (21/5/2016) seperti dikutip Republika.

Deddy mengungkapkan, 80 persen eksploitasi batu, pasir, dan sejumlah material untuk reklamasi pantai utara Jakarta berasal dari Bogor Barat. Hal itu mengakibatkan kondisi jalan di sana hancur. Sedangkan punglinya mencapai Rp 240 juta sehari.

Karenanya, Deddy berkomitmen untuk melawan kerusakan lingkungan itu meskipun dirinya harus mati saat melakukan perlawanan tersebut. [Siyasa/Tarbiyah.net]



[Video] Anda Pasti Terpana Melihat Kemampuan Pemanah Ini


Unknown | 05.16 | ,

Pemanah yang membuat takjub penonton
Memanah adalah olah raga sunnah. Yakni salah satu olah raga yang dianjurkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Umat Islam seharusnya mengamalkan sunnah Nabi ini. Belajar memanah, melatih memanah. Apalagi di zaman sekarang, memanah telah menjadi salah satu cabang olah raga yang dilombakan secara nasional dan internasional.

Alhamdulillah, di sejumlah pesantren dan sekolah, olah raga memanah mulai diajarkan. Bahkan ada lembaga yang telah membuat sarana khusus untuk olah raga memanah. Misalnya Daarus Sunnah yang didirikan oleh KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym).

Daarus Sunnah dibangun di atas tanah wakaf yang berlokasi di Eco Pesantren Daarut Tauhiid, Jl. Cigugur Girang Nomor 33 Parompong, Kabupaten Bandung.






Menurut Aa Gym, pendirian Daarus Sunnah tersebut dalam rangka menghidupkan sunnah Nabi.

Aa Gym memanah di Daarus Sunnah
“Tujuannya adalah untuk mengamalkan sunnah Nabi, menempa akhlak dan membangun karakter dengan latihan berkuda dan memanah,” kata pemimpin Pesantren Daarut Tauhid ini.

Yang juga unik, Aa Gym tidak menentukan tarif berlatih kuda dan memanah di Daarus Sunnah.

“Infaqnya sukarela sebesar rasa syukur dapat ilmu dan pengalaman berharga,” tuturnya.

Nah, untuk memotivasi kita agar gemar memanah dan meningkatkan keahlian memanah yang telah dianjurkan Rasulullah, video ini perlu kita lihat. Kemampuan seorang pemanah yang mampu memanah tepat di sasaran sembari melewati 38 balon air.





3 Pembunuh Eno Dikeroyok di Penjara hingga Tewas? Ini Klarifikasi Polda Metro Jaya


Unknown | 21.45 | ,

Isu tiga tahanan tersangka pembunuh Eno tewas dikeroyok di penjara beredar di media sosial. Bagaimana fakta sesungguhnya?

Direktur Tahanan dan Penitipan Barang Bukti (Tahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas memastikan tiga tahanan itu masih hidup dalam keadaan sehat.

"Ada di sel khusus. Namun tadi pukul 13.30 Wib dipinjam penyidik, diperiksa terkait pengembangan penyidikan untuk di berita acara pemeriksaan (BAP)," kata Baranabas, Jumat (20/5/2016), seperti dikutip Republika.

Barnabas memastikan Rakhmat Arifin alias Alif (24), Imam Hapriadi (20), dan siswa sekolah menengah pertama berinisial RAI (15) ketiganya dalam keadaan baik dan tidak ada yang "mencolek" baik oleh petugas ataupun sesama tahanan.

Mereka ditempatkan di Ruang Tahanan Mapolda Metro Jaya dan tidak dicampur dengan tahanan lain.

"Jadi saya ngomong fakta. Yang jelas di sini aman tidak ada yang 'nyolek'. Yang jelas isu-isu katanya dikeroyok mati tidak benar," tandasnya.

Sebelumnya, beredar di media sosial, ketiga tahanan itu tewas dikeroyok tahanan lainnya karena marah dengan tindakan supersadis yang dilakukan tiga tersangka itu. [Siyasa/Tarbiyah.net]



Ribuan Mahasiswa Unjuk Rasa Kepung Istana


Unknown | 06.31 | ,

Massa BEM SI
Mengambil momentum Hari Kebangkitan Nasional, ribuan mahasiswa berunjuk rasa di depan istana negara, Jumat (20/5/2016) siang. Para mahasiswa berasal dari berbagai kampus yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI).

Para mahasiswa melakukan longmarch dari depan Bundaran Indosat melintas di Jl Medan Merdeka Barat ke depan Istana Negara. Massa semakin bertambah ketika BEM UI dan ITB bergabung dengan mahasiswa yang telah terlebih dulu berada di sana yakni dari UPI Bandung, UNJ, Unibraw, ITS, dan Undip.

Massa KAMMI
Dari arah Jalan Medan Merdeka Barat, massa Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) juga hendak bergabung sehingga jumlah massa semakin meluber. Namun, massa KAMMI dihadang oleh polisi.

Dalam orasinya, BEM SI menyatakan aksi itu untuk mengawal reformasi dan pelaksanaan nawacita Jokowi. BEM SI meminta pemerintah pro rakyat. “Pro rakyat atau reformasi jilid II,” demikian bunyi salah satu spanduk yang dibawa massa.

Sedangkan KAMMI menyatakan bahwa kememimpinan Jokowi telah gagal. [Siyasa/Tarbiyah.net]



Strategi 5 Misionaris Besar Menghabisi Umat Islam


Unknown | 02.35 | ,

Diakui atau tidak, strategi misionaris untuk "menghabisi" umat Islam terbukti sedikit banyak berhasil. Mereka memang tidak secara langsung mengajak ke agama lain karena hal itu akan langsung ditolak. Namun, mereka memakai strategi ini. Strategi yang dibeberkan Syaikh Jum’ah Amin Abul Aziz dalam buku Manhaj Taghyir:

“Ketika Al Quran dan kota Mekah telah tersembunyi dari negeri Arab maka kita dapat melihat Arab secara bertahap berada dalam jalan peradaban barat yang jauh dari Muhammad dan kitab sucinya” (William Jeffred)

“Kita harus menggunakan Al Qur'an yang merupakan senjata utama kaum muslimin untuk melawan Islam itu sendiri agar kita dapat memusnahkannya secara sempurna” (Salibis Catley)

“Kita harus mendorong pendirian sekolah-sekolah dengan model barat yang sekuler sebab tidak sedikit kaum muslimin yang keyakinannya terhadap Islam dan Al Quran goyah ketika mempelajari buku-buku sekolah barat” (Takley)

“Aktifitas kita di bidang pendidikan dan kebudayaan melalui sekolah modern, sarana-sarana informasi dan surat kabar telah mampu mempengaruhi kaum muslimin sehingga tanpa sadar mereka secara umum berpenampilan tidak lagi agamis” (Hamilton Gibb, orientalis Inggris, ketika menjelaskan pengaruh metode pendidikan barat terhadap dunia Islam)

“Sesungguhnya tugas kalian di negara-negara penganut Muhammad bukanlah memurtadkan orang Islam ke dalam Kristen karena Islam bagi mereka adalah hidayah dan kemuliaan. Tetapi tugas kalian adalah mengeluarkan mereka dari agamanya agar tidak menjadi berhubungan dengan agama” (Zweimer)

Demikianlah... strategi mereka adalah sekulerisasi. Hingga tanpa kita sadari, umat Islam telah melangkah jauh dari agamanya sendiri bahkan dengan bangga mengatakan maju ketika membatasi Islam hanya masalah ibadah ritual semata. [Ibnu K/Tarbiyah.net]



Perda Miras Dicabut Mendagri, Fahira Idris Ingatkan Jokowi


Unknown | 00.40 | ,

“Kemendagri Cabut Perda Miras,” demikian headline sebuah koran nasional, Jumat (20/5/2016). Menanggapi hal itu, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Fahira Idris segera mengingatkan Presiden Jokowi.

“Dear Pak @jokowi @PAK_JK @tjahjo_kumolo , banyak jalan menuju Roma, banyak cara untuk naikkan investasi, TAPI BUKAN DENGAN CABUT PERDA MIRAS,” tulisnya melalui akun Twitter @fahiraidris.

Hingga berita ini dimuat, twit itu telah diretwit 68 kali dan menjadi difavoritkan 32 pengguna Twitter.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, pencabutan sejumlah perda miras yang akan dilakukan oleh pemerintah hanya bersifat sementara. Karena itu ia tidak ingin pemerintah dianggap melegalkan miras di sejumlah daerah.






Pencabutan perda miras akan dilakukan dalam rangka merampingkan peraturan agar tidak tumpang tindih. Mestinya, menurut dia, perda miras itu merupakan kewenangan kabupaten/kota, bukan kewenangan provinsi.

"Pencabutan di provinsi karena perda perda itu merupakan kewenangan kabupaten/kota. Jadi kita akan rampingkan supaya gak tumpang tindih," kata Tjahjo seperti dikutip Okezone, Jumat (20/5/2016).

Lebih jauh Tjahjo menambahkan, pemerintah akan terus mendukung tentang perda miras.

"Kami dukung penuh pelarangan miras itu kalau dikonsumsi anak-anak. Seperti kemarin di Papua. Miras ini pelarangannya kita efektifnya karena itu muternya ke kekerasan seksual dan kekerasan lainnya," tambahnya. [Siyasa/Tarbiyah.net]



 
Design Downloaded from free Blogger templates | free website templates | Seodesign.us | Funny Sport Videos.