THIS IS FEATURED POST 1 TITLE

THIS IS FEATURED POST 1 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Quas molestias excepturi
THIS IS FEATURED POST 2 TITLE

THIS IS FEATURED POST 2 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Impedit quo minus id
THIS IS FEATURED POST 3 TITLE

THIS IS FEATURED POST 3 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Voluptates repudiandae kon
THIS IS FEATURED POST 4 TITLE

THIS IS FEATURED POST 4 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Mauris euismod rhoncus tortor

Nasehat Ibnu Jauzi Ini Bisa Menyengat Akhir Ramadhan Anda


Unknown | 07.09 | ,

Tidak sedikit orang yang semangat di awal Ramadhan, justru melemah di hari-hari terakhir Ramadhan. Di antara buktinya, shaf shalat tarawih mengalami kemajuan. Banyak wajah-wajah yang menghilang dari masjid.

Mungkin kita tidak termasuk yang menghilang dari Masjid. Namun, jika semangat juga mengendor di akhir Ramadhan, patut kiranya kita menyimak nasehat Ibnu Al Jauzi rahimahullah ini.

Sebagian orang, membaca nasehat ini, merasa tersengat kembali semangatnya. Merasa terpacu kembali untuk memperbanyak amal shalihnya.






Berikut ini nasehat Ibnu Al Jauzi:

“Seekor kuda pacu jika sudah berada mendekati garis finish, ia akan mengerahkan seluruh tenaganya agar meraih kemenangan. Maka jangan sampai kuda itu lebih cerdas darimu… karena sesungguhnya amalan itu ditentukan oleh penutupnya. Untuk itu, jika kamu termasuk yang tidak baik dalam penyambutan, maka semoga kamu bisa melakukan yang terbaik saat perpisahan”

[Ibnu K/Tarbiyah.net]




Kalender Palu Arit Beredar Luas, Polisi Bertindak Tegas


Unknown | 21.42 | ,

kalender palu arit
Polisi sita kalender palu arit (JPNN.com)
Setelah kaos palu arit sempat menyita perhatian publik, giliran kalender palu arit beredar pada pekan ini. Kalender bergambar palu arit itu ditemukan di Kabupaten Singkawang, Kalimantan Barat.

Mengetahui peredaran kalender palu arit itu, Polres Singkawang bertindak tegas. Puluhan kalender telah diamankan, Kamis (30/6/2016) lalu.

Menurut Kapolres Singkawang AKBP Sandi Alfadien Mustofa, kalender berbahasa Cina itu tersebar bertepatan dengan momen HUT Partai Komunis Cina.






"Ada yang membantu menerjemahkan tulisan dalam kalender itu, bahwa 1 Juli itu adalah hari lahirnya Partai Komunis di Tiongkok,” kata Sandi seperti dikutip JPNN.

Sandi juga menegaskan, paham komunisme tidak boleh tersebar kembali di nusantara sebagaimana TAP MPRS nomor 25 tahun 1966.

"Tentu dalam koridor seperti itulah. Jangan sampai paham komunisme berkembang di negara kita. Komunis dilarang di Indonesia," tegasnya.

Selain menyita kalender-kalender tersebut, Polres Singkawang juga menyelidiki pihak-pihak terkait tersebarnya kalender palu arit tersebut. Di antaranya dengan memeriksa empat orang saksi. [Ibnu K/Tarbiyah.net]



Gurun Berubah Jadi Kebun, Bukti Kebenaran Rasulullah tentang Tanda Kiamat


Unknown | 19.26 | ,

Wadi Rum Farm (earthporm.com)
Wadi Rum Farm (earthporm.com)
Apa yang Anda bayangkan saat mendengar kata “gurun”? Tandus, kering kerontang,tidak ada tanaman. Jika demikian, Anda akan kaget melihat gurun ini. Perubahan besar telah terjadi. Kini gurun pasir ini telah berubah menjadi hijau, dipenuhi dengan tumbuhan.

Foto-foto ini diambil dari gurun Wadi Rum di Jordania, dekat dengan perbatasan Arab Saudi. Kawasan yang dikenal sebutan Valley of the moon (lembah bulan) ini sebelumnya merupakan daerah yang sangat kering, namun kini berubah menjadi hijau dengan sentuhan teknologi pertanian.

Perubahan gurun pasir menjadi kebun hijau tersebut dirintis setelah diketahui bahwa ternyata di bawah gurun pasir terkandung sumber air cukup melimpah, di bawah kedalaman 30 – 400 meter. Air itu kemudian diangkan dengan teknologi pertanian sistem pivot water nozzles (nozel air berputar) sehingga menjadi irigasi sistemik bagi tanaman di sana.



Ketersediaan air saja ternyata tidak cukup untuk mengubah gurun tersebut menjadi tanah penumbuh tanaman. Karena belum ada vegetasi yang bisa tumbuh, maka riset pun dilakukan dan kemudian dipakailah succulent groundcover plant untuk mengurangi suhu di permukaan tanah.



Kini, di Wadi Rum terdapat banyak lahan hijau yang sebagaiannya berbentuk lingkaran yang sekilas menyeramkan karena dari atas tampak seperti bekas pendaratan UFO. Padahal jika didekati, tampaklah itu kebun-kebun sayuran seperti kentang, tomat, hingga buah delima.

Lebih dari 14 abad yang lalu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mensabdakan bahwa salah satu tanda kiamat adalah kembalinya tanah Arab menjadi hijau.

لاَ تَÙ‚ُومُ السَّاعَØ©ُ ... Ø­َتَّÙ‰ تَعُودَ Ø£َرْضُ الْعَرَبِ Ù…ُرُوجًا ÙˆَØ£َÙ†ْÙ‡َارًا

“Tidak akan tiba hari kiamat... hingga tanah Arab kembali hijau penuh dengan tumbuhan dan sungai-sungai.” (HR. Muslim)






Disebut kembali hijau karena ternyata dulunya tanah Arab memang hijau. Di antara buktinya adalah temuan para ilmuwan geologi. “Jika anda menggali tanah di jazirah Arab maka Anda akan menemukan peninggalan-peninggalan yang menunjukkan bahwa dulunya Arab pernah menjadi daerah yang subur. Buktinya sangat banyak, di antaranya adalah peninggalan-peninggalan yang ditemukan di bawah bebatuan,” kata Prof. Alfred Kroner.

Selain teknologi buatan seperti Wadi Rum Farm, hijaunya kembali tanah Arab juga diprediksi akan terjadi secara alami melalui perubahan iklim dan cuaca. Misalnya dengan seringnya turun salju di wilayah Arab.

Salju di Arab dan banjir di Makkah

Imam Masjidil Haram Syaikh Su’ud Syuraim mengatakan, fenomena turunnya salju yang lebih sering terjadi membuktikan bahwa Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam benar-benar seorang Nabi dan Rasul yang menerima wahyu dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Syaikh Syuraim menambahkan, salju merupakan komponen utama dalam pembentukan sungai dan tumbuhan. Berjatuhannya salju di Jazirah Arab membuktikan kebenaran sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tersebut.

Seringnya turun salju di Tabuk, menurut Syeikh Syuraim, mengingatkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kepada Muadz saat perang Tabuk, “Kalau umurmu panjang, maka engkau akan melihat tempat ini penuh dengan kebun-kebun.” [Ibnu K/Tarbiyah.net]



Selain Memfitnah Pesantren Tebu Ireng, Pendeta Ruth Ewin Juga Melecehkan Nabi Muhammad


Unknown | 23.08 | ,

Pendeta Ruth Ewin dari Gereja Yakin Hidup Sukses (YHS) Blitar akhirnya mengakui bahwa dirinya telah berbohong mengaku sebagai keturunan Kyai besar Pesantren Tebu Ireng.

Tim klarifikasi Pesantren Tebu Ireng telah bertemu secara langsung dengan Ruth dan wanita itu tidak bisa berkutik. Di hadapan Tim Klarifikasi Tebu Ireng dan Gereja YHS, pendeta itu mengakui dirinya telah berbohong. Sebenarnya, Ruth bukanlah keturunan Kyai Tebu Ireng.

Atas fitnah tersebut, Pesantren Tebu Ireng menuntut Ruth dan Gereja YHS untuk bertanggungjawab.






“Bahwa peredaran video tersebut secara viral di berbagai media sosial, telah sangat merugikan Keluarga Besar Pondok Pesantren Tebuireng. Lebih dari itu, kebohongan tersebut juga dapat memicu prasangka dan kegaduhan di masyarakat. Karena itu, kami menuntut pertanggungjawaban yang harus dilakukan oleh Pdt Ruth Ewin secara pribadi dan Gereja YHS Blitar secara kelembagaan,” demikian poin keempat siaran pers Tim Klarifikasi Pesantren Tebu Ireng. (Baca: Tak Bisa Berkutik, Pendeta Ruth Ewin Akui Dirinya Berbohong Dan Memfitnah Tebu Ireng)

Namun, kesalahan Ruth bukan hanya sebatas itu. Dalam video berjudul “Ex Muslim Cucu Kyai Pesantren Tebu Ireng Jadi Pendeta” tersebut, Ruth juga melecehkan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Ia menyebut, Nabi Muhammad tidak tahu nasibnya sendiri bagaimana sehingga umat Islam juga tidak jelas nasibnya apakah bisa masuk surga atau tidak.

“Itu junjungan saya waktu itu, bicara sama saya melalui ayat ini “aku tak lebih hanyalah sebagai pembawa kabar berita, penyampai berita saja. Hidupku saja aku nggak tahu, apalagi hidupmu”” kata Ruth setelah menyampaikan bahwa ia adalah keturunan Kyai Tebu Ireng. [Ibnu K/Tarbiyah.net]



Tak Bisa Berkutik, Pendeta Ruth Ewin Akui Dirinya Berbohong dan Memfitnah Tebu Ireng


Unknown | 22.28 | ,

Pdt Ruth Ewin
Pdt Ruth Ewin
Mendapati beredarnya video Pendeta Ruth Ewin dari Gereja Yakin Hidup Sukses (YHS) Blitar mengaku sebagai keturunan Kyai Besar Pesantren Tebu Ireng, pihak Pesantren Tebu Ireng tidak tinggal diam. Tim klarifikasi segera dikirim untuk menemui Ruth dan gerejanya.

Hasilnya, Ruth tidak bisa berkutik. Di hadapan Tim Klarifikasi Tebu Ireng dan Gereja YHS, pendeta itu mengakui dirinya telah berbohong. Sebenarnya, Ruth bukanlah keturunan Kyai Tebu Ireng.

Berikut ini siaran pers hasil klarifikasi Pesantren Tebu Ireng sebagaimana dirilis tebuireng.org, Sabtu (2/7/2016):

Terkait beredarnya video di situs Youtube berisi ceramah seorang pendeta bernama Ruth Ewin dari Gereja Yakin Hidup Sukses (YHS) Blitar yang mengaku sebagai keturunan Kiai Tebuireng, Keluarga Besar Pondok Pesantren Tebuireng merasa perlu menyampaikan beberapa hal sebagai berikut:

1. Bahwa berdasarkan hasil temuan Tim Klarifikasi yang bertemu dengan Pdt Ruth Ewin dan pihak Gereja Yakin Hidup Sukses (YHS) Blitar, telah dapat dipastikan bahwa pengakuan Pendeta Ruth Ewin sebagai keturunan Kiai Tebuireng adalah sebuah kebohongan.

2. Kebohongan tersebut telah diakui oleh yang bersangkutan (Pdt Ruth Ewin) di hadapan Tim Klarifikasi dari Pondok Pesantren Tebuireng dan disaksikan oleh Pengurus Gereja YHS Blitar pada Hari Sabtu tanggal 25 Juni 2016.

3. Terkait dengan beredarnya video rekaman ceramah Pdt Ruth Ewin di hadapan jemaat Gereja YHS Blitar di situs Youtube, pihak Gereja YHS Blitar juga telah mengakui adanya peran aktif dan keterlibatan dari salah satu jemaatnya dalam proses pengunggahan video rekaman tersebut.






4. Bahwa peredaran video tersebut secara viral di berbagai media sosial, telah sangat merugikan Keluarga Besar Pondok Pesantren Tebuireng. Lebih dari itu, kebohongan tersebut juga dapat memicu prasangka dan kegaduhan di masyarakat. Karena itu, kami menuntut pertanggungjawaban yang harus dilakukan oleh Pdt Ruth Ewin secara pribadi dan Gereja YHS Blitar secara kelembagaan.

5. Keluarga Besar Pondok Pesantren Tebuireng menyerukan kepada seluruh alumni dan muhibbin serta masyarakat pada umumnya untuk menyikapi kasus tersebut secara proporsional dan tidak turut serta menyebarkan video tersebut.

Demikian beberapa hal yang dapat kami sampaikan. Hanya kepada Alloh kita memohon petunjuk dan pertolongan.

Tebuireng, 1 Juli 2016
Atas Nama Pondok Pesantren Tebuireng

H. LUQMAN HAKIM
Koordinator Tim Klarifikasi


Seperti diberitakan sebelumnya, dalam sebuah khotbah yang dirilis di Youtube, Pendeta Ruth Ewin dari Gereja YHS Blitar mengaku sebagai keturunan Kyai Besar pendiri Pesantren Tebu Ireng.

“Nenek saya itu cucu Kyai Besar di Jember. Ya, kalau saudara denger Pesantren Tebu Ireng itu. Tebu Ireng ya. Itu Mbah Buyut saya,” kata Pdt Ruth Ewin.

Pengakuan itu sontak ditertawakan netizen. Pasalnya, Pesantren Tebu Ireng berlokasi di Jombang, bukan Jember. Dari situ saja, netizen sudah bisa memastikan bahwa pendeta tersebut telah berbohong. (Baca: Mengaku Keturunan Kyai Tebu Ireng, Kebohongan Pendeta Ini Langsung Terbongkar Oleh Netizen)




Mengaku Keturunan Kyai Tebu Ireng, Kebohongan Pendeta Ini Langsung Terbongkar oleh Netizen


Unknown | 21.50 | ,

Pendeta Ruth Ewin
Pendeta Ruth Ewin
Sebuah video menjadi viral di media sosial. Pasalnya, dalam video Youtube tersebut, Pendeta Ruth Ewin dari Gereja Yakin Hidup Sukses (YHS) Blitar mengaku sebagai keturunan Kyai Besar pendiri Pesantren Tebu Ireng.

“Nenek saya itu cucu Kyai Besar di Jember. Ya, kalau saudara denger Pesantren Tebu Ireng itu. Tebu Ireng ya. Itu Mbah Buyut saya,” kata Pdt Ruth Ewin.

Pengakuan itu sontak ditertawakan netizen. Pasalnya, Pesantren Tebu Ireng berlokasi di Jombang, bukan Jember. Dari situ saja, netizen sudah bisa memastikan bahwa pendeta tersebut telah berbohong.






“Tebuireng itu di Jombang .. Jember dari mana??,” kata Brinayuridz Elzyahard mengomentari video tersebut.

“Dari intonasi nada aja udah tahu kemunafikanya.. modele kaya biang gosip tingkat RT. Sebarkan agama dengan ma’ruf dan kebenaran... bukan dengan kemunafikan.....” kata Amerudin Tahrir.

Hasil klarifikasi Pesantren Tebu Ireng juga telah membuktikan bahwa pendeta tersebut berbohong. Klarifikasi tersebut telah dirilis oleh Pesantren Tebu Ireng pada Jumat, 1 Juli 2016. [Ibnu K/Tarbiyah.net]



Ramadhan Berkah, Hanya Dua Jam Pasukan Syiah di Aleppo Kalah


Unknown | 18.21 | ,

aleppo
Dokumen Eldorar
Rezim Bashar Assad dan milisi Syiah Iran harus mengubur impian mereka untuk menguasai Aleppo. Hanya dalam dua jam, serangan sengit koalisi pejuang Suriah berhasil memukul mundur mereka dari Al Mallah, Aleppo.

Kerugian besar diderita oleh milisi Syiah Iran yang mendukung rezim Bashar Assad. Situs Eldorar melaporkan, sedikitnya, 30 personil Syiah tewas dan dua kendaraan lapis baja hancur.






Serangan sengit yang dilancarkan pada Rabu (29/6/2016) lalu itu berakhir dengan mundurnya milisi Syiah dan Al Mallah secara keseluruhan bisa direbut kembali oleh koalisi pejuang Suriah. Selain Al Mallah, pinggiran Al Asamat dan wilayah Arab Salloum juga kembali ke pangkuan pejuang Suriah.

Sebelumnya, Milisi Iran yang mendukung rezim Asad menduduki wilayah tersebut setelah pertempuran sengit selama dua bulan lebih. Didukung militer Rusia, milisi-milisi pro Asad itu menyerang Al Mallah dengan bom cluster dan fosfor sehingga banyak jatuh korban dari warga sipil. Padahal dua jenis senjata mengerikan itu dilarang oleh PBB. [Ibnu K/Tarbiyah.net]




 
Design Downloaded from free Blogger templates | free website templates | Seodesign.us | Funny Sport Videos.