THIS IS FEATURED POST 1 TITLE

THIS IS FEATURED POST 1 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Quas molestias excepturi
THIS IS FEATURED POST 2 TITLE

THIS IS FEATURED POST 2 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Impedit quo minus id
THIS IS FEATURED POST 3 TITLE

THIS IS FEATURED POST 3 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Voluptates repudiandae kon
THIS IS FEATURED POST 4 TITLE

THIS IS FEATURED POST 4 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Mauris euismod rhoncus tortor

Pertanyaan “Kelas Berat” Terjawab Dr Zakir Naik, Wanita Ini Masuk Islam


Unknown | 07.09 | ,

Femi masuk Islam setelah pertanyaannya terjawab Dr Zakir Naik
Femi masuk Islam setelah pertanyaannya terjawab Dr Zakir Naik 




Salah satu pertanyaan misionaris untuk membingungkan dan memurtadkan umat adalah dengan mengutip Surat Az Zukhruf ayat 61 kemudian menafsirkannya sendiri. Hal itu pernah diceramahkan oleh Pendeta Junaedi . (Baca: Video Bukti, Pendeta Junaedi Palsukan Surat Az Zukhruf ayat 61)

Rupanya, pertanyaan “kelas berat” ini pula yang ditanyakan oleh salah seorang peserta di Stadion Patriot, Bekasi, Sabtu (8/4/2017) malam.

“Namaku Femi, aku seorang Kristen. Pertanyaan saya ada dalam Al Qur’an surat Az Zukhruf ayat 61” kata wanita itu.

Dengan terbata-bata, ia pun membunyikan ayat itu.

وَإِنَّهُ لَعِلْمٌ لِلسَّاعَةِ فَلَا تَمْتَرُنَّ بِهَا وَاتَّبِعُونِ هَذَا صِرَاطٌ مُسْتَقِيمٌ

“Dan sesungguhnya dia (Isa) itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang hari kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus” (QS. Az Zukhruf: 61)

Femi kemudian juga membacakan Surat Al Fatihah ayat 6:

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ

“Tunjukilah kami jalan yang lurus” (QS. Al Fatihah: 6)






“Pertanyaanku adalah, siapakah yang dimaksud jalan yang lurus?” Femi mengakhiri pertanyaannya.

Para misionaris seperti Pendeta Junaidi menggunakan dua ayat ini untuk mengecoh orang bahwa yang dimaksud dengan shirathal mustaqim (jalan yang lurus) adalah Yesus. Sebab menurutnya, Yesus disebutkan sebagai jalan yang lurus pada Surat Az Zukhruf ayat 61. Sehingga, menurut Junaedi, jika seseorang minta ditunjuki jalan yang lurus sebenarnya jalan yang lurus itu adalah Yesus. Padahal, yang dimaksud jalan yang lurus dalam Az Zukhruf bukanlah Isa, karena memakai kata “hadza”. Jika yang dimaksud Isa, maka dhamirnya adalah “huwa.”

Menjawab pertanyaan Femi, Dr Zakir Naik menjelaskan bahwa maksud “wa innahu la’ilmu lis saa’ah” adalah Isa menjadi tanda hari kiamat, karena Isa masih hidup dan nanti akan diturunkan kembali ke dunia. Turunnya Isa adalah salah satu tanda hari kiamat.

Lalu tentang arti shirathal mustaqim, Dr Zakir Naik mengambil mushaf.

“Inilah shirathal mustaqim. Shirathal mustaqim adalah Al Qur’an. Hal ini dijelaskan dalam Surat Al Fatihah ayat 6. Dan Al Fatihah adalah induk Al Qur’an. Surat kedua Al Baqarah sampai surat ke-114 An Nas merupakan penjabaran dari shirathal mustaqim,” terang Dr Zakir Naik.

Di luar dugaan, ternyata Femi puas dengan jawaban Dr Zakir Naik bahwa shirathal mustaqim adalah Al Qur’an.




“Saudariku, apakah engkau mau mengikuti shirathal mustaqim?”

“Tentu, aku mau mengikutinya”

“Saudariku, apakah engkau percaya bahwa hanya ada satu Tuhan?”

“Tentu”

“Apakah engkau percaya bahwa Isa adalah utusan Allah?”

“Aku pikir Isa adalah utusan,” jawab Femi disambut ucapan masya Allah dari Dr Zakir Naik dan tepuk tangan meriah dari penonton.

“Saudariku, apakah engkau percaya bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah?”

“Ya, aku percaya”

“Berarti Anda telah siap menjadi muslim sebab muslim itu percaya bahwa tidak ada tuhan kecuali Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah.”

Femi kemudian mengatakan bahwa dirinya yakin Yesus adalah Nabi bukan Tuhan karena ia membaca Alkitab yang menyebut demikian. Lalu Dr Zakir Naik menambahkan ayat-ayat lain dalam Alkitab yang menguatkan bahwa Isa adalah Nabi dan Nabi terkahir adalah Nabi Muhammad.

Setelah itu, Femi pun mengikrarkan dua kalimat syahadat dengan dibimbing Dr Zakir Naik. Dan takbir pun menggema di Stadion Patriot. [Ibnu K/Tarbiyah.net]







Mengaku Bernama Muhammad Yesus Krisna, Pria Ini Kejutkan Acara Dr Zakir Naik di Bekasi


Unknown | 04.09 | ,

Muhammad Yesus Krisna




Sebelum dibuka sesi tanya jawab dengan Dr Zakir Naik, panitia mengumumkan bahwa non muslim diberikan prioritas untuk bertanya.

Setelah Lia dari keluarga Konghucu, tampillah seorang pria bule berambut panjang hingga di bawah bahu. Ia terlihat membawa sebuah buku besar. Yang mengejutkan, saat pria itu mengenalkan diri.

“Saya Islam. Saya Muslim. Nama saya Muhammad Yesus Krisna,” kata pria itu.

Sebagian peserta tampak terkejut. Pasalnya, nama pria itu terdiri dari tiga kata yang semuanya adalah ikon dari tiga agama berbeda. Muhammad merupakan nama Islam karena Nabi dan Rasul terakhir bernama Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Di Indonesia, banyak muslim yang kemudian memakai nama Muhammad di depannya.






Yesus merupakan sebutan lain bagi Isa. Namun oleh orang Kristen, Yesus dipercaya sebagai Tuhan. Sedangkan Krisna merupakan nama dewa dalam Hindu yang dipercaya sebagai awatara kedelapan Wisnu.

Entah Muhammad Yesus Krisna merupakan nama asli atau tidak, dari mana asalnya, apa latar belakangnya, rasa penasaran itu tidak terjawab karena Dr Zakir Naik komitmen dengan aturan sesi tanya jawab bahwa non muslim diprioritaskan dulu. Maka pria itu pun disuruh mengantre di belakang, menunggu seluruh non muslim selesai bertanya. [Ibnu K/Tarbiyah.net]















Alasan Dr Zakir Naik Belum Mengajak Wanita Konghucu Ini Bersyahadat


Unknown | 01.29 | ,

Lia bertanya kepada Dr Zakir Naik di Stadion Patriot Bekasi, Sabtu (8/4/2017) malam
Lia bertanya kepada Dr Zakir Naik di Stadion Patriot Bekasi, Sabtu (8/4/2017) malam




Banyak pertanyaan non muslim di forum Dr Zakir Naik yang berujung pada ikrar syahadat. Namun, tidak demikian dengan wanita cantik di Stadion Patriot Bekasi ini. Dr Zakir Naik belum membimbingnya mengikrarkan syahadat meskipun ia sudah percaya hanya ada satu Tuhan dan Nabi Muhammad adalah utusan-Nya.

Lia, nama wanita ini, bertanya tentang bagaimana seseorang yang ingin berpindah agama tetapi tanpa meninggalkan tradisi leluhurnya. Ketika ditanya apa tradisi itu, ia pun menjawab bahwa ia beragama Konghucu dan tradisinya adalah menyembah berhala.

Dr Zakir Naik kemudian menjelaskan tentang Islam dan tauhid. Setelah memberikan penjelasan, Dr Zakir Naik bertanya apakah menurutnya menyembah berhala itu benar atau salah.

“Salah,” jawab wanita itu disambut tepuk tangan hadirin.

“Saudariku, apakah kamu percaya bahwa hanya ada satu Tuhan?” tanya Dr Zakir Naik.

“Iya,” jawab wanita ini disambut ucapan masya Allah dari Dr Zakir Naik dan tepuk tangan hadirin.




“Saudariku, apakah kamu percaya bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Tuhan?”

“Saya meyakini, cuman belum dapat memahaminya.”

Ketika ditanya mengapa? Ia pun menjelaskan alasannya. “Saya belum tahu sejarahnya dan belum mendalami.”

Karena keyakinannya belum utuh inilah Dr Zakir Naik belum mengajaknya bersyahadat.

Dr Zakir Naik pun menyarankannya untuk mempelajari siapa Nabi Muhammad. Dai yang telah mengislamkan ribuan orang ini merekomendasikan agar wanita tersebut mempelajari kaset-kasetnya tentang Nabi Muhammad, membaca sejarah Nabi Muhammad di antaranya Ar Rakhiqul Makhtum yang ditulis oleh Syaikh Shafiyurrahman Al Mubarakfury. Buku ini telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh beberapa penerbit.

“Semoga dengan mempelajari sejarah Nabi Muhammad engkau mendapatkan pencerahan. Terima kasih, saudariku,” pungkas Dr Zakir Naik disambut tepuk tangan hadirin.

Peristiwa ini juga menunjukkan bahwa beliau tidak seperti tuduhan segelintir orang yang menyatakan Dr Zakir Naik memaksa orang untuk bersyahadat. [Ibnu K/Tarbiyah.net]






Detik-Detik Dr Adi Wijayanto Masuk Islam di Depan Dr Zakir Naik


Unknown | 22.34 | ,

Dr Adi masuk Islam di depan Dr Zakir Naik
Dr Adi masuk Islam di depan Dr Zakir Naik




Salah seorang yang masuk Islam pada acara Dr Zakir Naik di Stadion Patriot, Bekasi, adalah Dr Adi Wijayanto. Sebelumnya, ia beragama Katolik.

“Saya seorang dokter. Pertanyaan saya apakah Isa itu Tuhan atau utusan Tuhan terjawab setelah saya menonton video-video ceramah Anda. Saya jadi yakin bahwa Isa bukanlah Tuhan. Saya percaya bahwa hanya ada satu Tuhan yakni Allah Subhanahu wa Ta’ala. Saya juga percaya bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Namun... Saya hanya tahu sedikit tentang Nabi Muhammad. Saya perlu penjelasan bahwa Muhammad adalah Nabi terakhir agar saya bisa mengucapkan syahadat sepenuh hati,” kata Dr Adi disambut tepuk tangan hadirin.

“Saudara kita ini ingin dijelaskan tentang Nabi Muhammad agar lebih mantap masuk Islam,” kata Dr Zakir Naik. Dia telah percaya bahwa tuhan itu satu, Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dia telah percaya bahwa Muhammad adalah utusan-Nya. Namun ia perlu penjelasan yang lebih tentang Nabi Muhammad.”

“Saudaraku, bahkan seorang non-muslim Michael H Hart dalam buku 100 manusia paling berpengaruh di dunia, menempatkan Muhammad sebagai orang pertama paling berpengaruh di dunia. Karena beliau bukan hanya pemimpin dunia namun sekaligus pemimpin agama. Sedangkan Yesus berada di urutan ketiga.






Seroang Kristen lainnya mengatakan ada tiga kriteria menilai pemimpin yang sukses yakni niat yang kuat, tujuang yang matang dan hasil yang memuaskan. Dan semua ini ada pada Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

Allah mensifati Nabi Muhammad dalam Surat Al Anbiya’ sebagai suri teladan yang baik. “Sungguh pada diri Rasulullah terdapat suri teladan yang baik.” Dalam surat Al Mukminun, Nabi Muhammad disebutkan sebagai rahmatan lil ‘alamin.

Jika engkau ingin mengetahui Nabi Muhammad lebih detil, bacalah buku Sirah Nabawiyah yang telah diterjemahkan dalam berbagai bahasa termasuk bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Yakni Ar Rakhiqul Makhtum yang ditulis oleh Syaikh Shafiyurrahman Al Mubarakfury.”

Mendengar penjelasan dan rekomendasi buku itu, Dr Adi pun mengatakan, “Baik, Dokter”.

Lalu Dr Zakir Naik memastikan kesiapan Dr Adi untuk masuk Islam.

“Apakah Anda percaya bahwa hanya ada satu Tuhan?”

“Iya, saya percaya”






“Apakah Anda percaya bahwa Isa adalah utusan Tuhan?”

“Isa adalah utusan Tuhan”

“Apakah Anda percaya bahwa Muhammad adalah utusan Tuhan?”

“Iya, Muhammad adalah utusan Tuhan”

Lalu Dr Zakir Naik menawarkan apakah ia bersedia menyatakan dalam bahasa Arab, yakni membaca dua kalimat syahadat. Dr Adi pun akhirnya mengikrarkan dua kalimat syahadat dan disambut takbir hadirin. [Ibnu K/Tarbiyah.net]

*dialog dan kalimat-kalimat yang tepat ada dalam video ini:








Allahu Akbar! 19 Orang Ini Masuk Islam pada Acara Dr Zakir Naik di Bekasi


Unknown | 21.15 | ,

19 orang masuk Islam pada acara zakir naik di Bekasi




Barakah. Kata ini paling tepat untuk menggambarkan acara Dr Zakir Naik di Bekasi, Sabtu (8/4/2017) malam. Sebanyak 19 orang masuk Islam setelah mendengarkan ceramah dai asal India itu.

Nama-nama mereka adalah Dr Adi Wijayanto, Dewa Putu, Widua Hertati, Diana, Femi, Agnes, Imelda, Randy, Andy, Welly, Reynaldi, Daniel, Mafes, Ario, Eka, Vera, Dian, Adelia dan Reza.

17 di antaranya mengikrarkan syahadat saat acara tengah berlangsung, sedangkan dua orang lainnya mengikrarkan dua kalimat syahadat tanpa disorot kamera media.






Sekretaris Daerah Kota Bekasi Rayendra Sukarmadji sendiri mengakui bahwa acara Dr Zakir Naik itu adalah berkah bagi Bekasi.

"Acara ini merupakan berkah bagi Pemkot Bekasi. Ini membuktikan niat kita tidak ada politisasi agama," kata Rayendra yang hadir bersama sejumlah unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kota Bekasi.

Acara tersebut juga membuktikan bahwa Dr Zakir Naik bukanlah ancaman sebagaimana tuduhan segelintir orang. Meskipun peserta mencapai 40 ribu orang lebih hingga meluber di luar stadion, massa sebanyak itu tetap bisa menjaga ketertiban dan keamanan. [Ibnu K/Tarbiyah.net]






Minta Retwit Gambar Ahok-Djarot, Gojek Tuai Kecaman


Unknown | 17.09 | ,

Gojek




Gojek menuai kecaman dari netizen. Pasalnya, akun Twitter resmi perusahaan itu dinilai telah memasuki wilayah politik dengan meminta follower-nya me-retwit gambar Ahok-Djarot dan me-like gambar Anies-Sandi.

“RT untuk gambar sebelah kiri, LIKE untuk sebelah kanan. Pastikan kamu sudah memiliki pilhan untuk Jakarta yang lebih baik #GOVOTE,” tulis akun @gojekindonesia, Jumat (7/4/2017).



Puluhan pengguna Twitter pun menyampaikan protes dan kecaman pada Gojek.

“harusnya @gojekindonesia ga usah ikut ikut politik..jadi males naik Go-Jek kembali lah melayani pelanggan,” kata @claudyn.

“Gojek..fokus aja dg pelayanan mu..jngan ikut ikut politik..tapi saya dan keluarga pilih anies sandi.krn intelktual dan santun stop reklamasi,” kata @firman130687.






Bahkan, ada pula netizen yang menyatakan menghapus aplikasi Gojek.

“oh begini? Maaf ya gue delete dari gadget ora sudi pake gojek!,” kata @saryl.

Salah satu akun pendukung Ahok mengakui bahwa Gojek curang. Ia pun menyindir bahwa bakal banyak yang milih Ahok.

“Gojek curang.. Udah tau kalau bakal banyak yang pilih Ahok makanya pilihannya Ahok 'Retweet' biar se-dunia semakin tau” kata @bayuwicaksolo.

Namun, netizen lain menjawabnya dengan telak.

“Udah curang tetep aja kalah...ga malu pulakah kalian?” kata @reynamhaque.

Saat berita ini diturunkan, jumlah like memang jauh lebih banyak daripada jumlah retwit. Jumlah like mencapai 6.000 lebih, sedangkan jumlah retwit hanya 220. Yang artinya, jumlah pemilih Anies-Sandi jauh lebih banyak daripada jumlah pemilih Ahok.

“Alhamdulillah rupanya yg like lebih banyak dr pada yg RT tandanya Anies Sandi lebih banyak disukai dr pada Penista Agama,” kata @iqbalfarabi1. [Ibnu K/Tarbiyah.net]






Tokoh-Tokoh Ini Tuduh Anies-Sandi Jiplak Lagu Rohani Israel, Akhirnya Malu Sendiri


Unknown | 04.17 | ,

Akhmad Sahal - Pendeta Gilbert Lumoindong - Guntur Romli
Akhmad Sahal - Pendeta Gilbert Lumoindong - Guntur Romli




Munculnya tuduhan bahwa PKS dan Tim Anies-Sandi menjiplak lagu rohani Israel bukan hanya datang dari kalangan ahoker kelas teri. Sejumlah tokoh juga terlibat menyerang bahkan memfitnah PKS dan Anies-Sandi.

1. Pendeta Gilbert Lumoindong


Pendeta yang dulunya sering tampil di televisi ini mengatakan bahwa PKS menggubah lagu Israel “Hashem Melech” menjadi lagu “Kobarkan Semangat” yang kini dipakai kampanye Anies-Sandi.

“Ini niru lagu “Hashem Melech” – Lagu Anis Sandi “Kobarkan Semangat”,” tulis Gilbert Lumoindong melalui akun Twitter pribadinya @pastorgilbertl, Kamis (6/4/2017).

“PKS TV – cie PKS TV ambil lagu Israel “Hashem Melech” – Lagu Anis Sandi “Kobarkan Semangat”,” lanjutnya.

Setelah mengetahui bahwa tersebut berasal dari Khaled dan Israel yang meniru Khaled, Gilbert akhirnya minta maaf.

“Ternyata memang lagu "Kobarkan Semangat" pemenangan Anies-Sandy berasal dari lagu asli, Khaled; C'est La Vie #maaf,” kicaunya melalui akun @PatorGilbert, Jumat (7/4/2017).



2. Akhmad Sahal






Tokoh liberal ini juga langsung menyerang dengan menyebut PKS menjiplak lagu Israel.

“Demi kampanye @aniesbaswedan, PKS jiplak lagu Israel? Pdhl kader2 PKS suka kutip hadits "Siapa menyerupai suatu kaum, ia bagian kaum tsb.," kicaunya melalui akun Twitter @sahal_AS, Kamis (6/4/2017).

“Judul lagu Israel yg dijiplak PKS utk kampanye Anies ada "Hashem"-nya? Oh mungkin mrk menyangka itu lagu ttg adiknya Prabowo :)” lanjutnya.



Bedanya dengan Pendeta Gilbert, Akhmad Sahal tidak minta maaf meskipun tuduhannya salah.

3. Guntur Romli






Senada dengan Akhmad Sahal, Mohamad Guntur Romli juga menyerang Anies-Sandi menjiplak lagu Israel.

“Video: Astaga Anies Sandi Jiplak Lagu Yahudi dari Band Israel http://ift.tt/2nkRGzC … wah benarkah? Diputar di PKSTV lagi,” kicaunya melalui akun Twitter @GunRomli, Kamis (6/4/2017).



Sama dengan Akhmad Sahal, hingga saat ini, tokoh liberal itu juga tidak minta maaf.

Lagu Khaled, Bukan Menjiplak Israel


Seperti diberitakan sebelumnya, Nasyid Kobarkan Semangat Indonesia yang menjadi lagu utama kampanye PKS pada Pileg 2014 itu memang bukan aransemen buatan PKS sendiri. Lagu itu dibawakan oleh Shoutul Harokah dan liriknya juga dari Shoutul Harokah. Namun aransemen lagu itu beli. Lagu aslinya adalah C’est la vie yang diproduksi oleh RedOne, sebuah produser Maroko-Swedia dan dinyanyikan oleh Khaled. Lagu ini menjadi hit pada musim panas 2012. Lagu ini memiliki dua versi bahasa yakni Arab dan Prancis.



Karena aransemen-nya yang bagus, lagu C’est la vie banyak diadopsi di negara lain. Di antaranya adalah AKP (Partai Keadilan dan Pembangunan) Turki.






PKS juga menggunakan aransemen C’est la vie dengan lirik Shoutul Harokah dan jadilah nasyid Kobarkan Semangat Indonesia yang dipersiapkan menjadi lagu utama kampanye Pileg 2014.



Lagu ini kemudian digunakan sebagai salah satu lagu kampanye Anies-Sandi.



Nah, ternyata, lagu C’est la vie juga diadopsi musisi Israel Gad Elbaz menjadi lagu Hashem Melech yang dirilis pada 27 Januari 2013, kemudian pada tahun 2016 diluncurkan lagi dengan judul Hashem Melech 2.0 bersama rapper Nissim. [Ibnu K/Tarbiyah.net]






 
Design Downloaded from free Blogger templates | free website templates | Seodesign.us | Funny Sport Videos.