THIS IS FEATURED POST 1 TITLE

THIS IS FEATURED POST 1 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Quas molestias excepturi
THIS IS FEATURED POST 2 TITLE

THIS IS FEATURED POST 2 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Impedit quo minus id
THIS IS FEATURED POST 3 TITLE

THIS IS FEATURED POST 3 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Voluptates repudiandae kon
THIS IS FEATURED POST 4 TITLE

THIS IS FEATURED POST 4 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Mauris euismod rhoncus tortor

Kaos #2019GantiPresiden Dilarang? Ulama Ini ke Pengajian Bawa Tas #2019GantiPresiden


Unknown | 00.28 | ,

Tas #2019GantiPresiden
Tengku Zulkarnain membawa tas #2019GantiPresiden (Twitter/ustadtengkuzul)




Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain mempertanyakan mengapa ada larangan orang memakai kaos bertuliskan #2019GantiPresiden, padahal konstitusi tidak melarangnya.

Menyikapi kabar adanya larangan memakai kaos #2019GantiPresiden, Tengku Zulkarnain justru membawa tas bertuliskan hastag yang sama ke pengajian.

“Apakah Ada UUD atau UU Negara yg Melarang Orang Pakai Atribut #2019GantiPresiden....? Kalau Tidak Ada Kenapa Dilarang? Kalau Panik, Jangan Melibatkan Orang Lain, Dong.... Lucu....! Malah Sekalian Nih Gue Tunjukin.... Panas...? Mandi Sono...” kata Tengku Zulkarnai melalui akun Twitter pribadinya, @ustadtengkuzul, Ahad (6/5/2018), sembari mengunggah foto dirinya menenteng tas bertuliskan #2019GantiPresiden.







Sebelumnya, ulama asal Aceh itu memprotes tindakan Pemko Medan yang melarang warganya memakai kaos #2019GantiPresiden pada Car Free Day Lapangan Merdeka.

“Tindakan Pemko Medan Melarang Warganya Memakai Kaos "GANTI PRESIDEN 2019" pada Car Free Day Lapangan Merdeka adalah Tindakan yg Melanggar UUD 1945 dan Hak Demokrasi Warga. Pakai Kaos BUKAN KAMPANYE. Bagus Pemko Urus Saja Jalan2 yg Penuh Lobang yg Bikin Sakit Perut Pembayar Pajak,” twitnya.








Diberitakan Puluhan, Ternyata Peserta Deklarasi Relawan #2019GantiPresiden Sebanyak Ini


Unknown | 00.28 | ,

Deklarasi Relawan #2019GantiPresiden
Sebagian Peserta Deklarasi Relawan #2019GantiPresiden (Twitter/NetizenTofa)




Sejumlah media nasional memberitakan bahwa peserta Deklarasi Relawan #2019GantiPresiden berjumlah ratusan orang. Bahkan ada media yang menyebut peserta berjumlah puluhan orang.

Mustofa Nahrawardaya, aktifis Muhammadiyah yang juga aktifis gerakan #2019GantiPresiden, menyajikan foto-foto langsung dari lokasi. Dari foto tersebut, langsung bisa disimpulkan apakah berita-berita tersebut tepat atau tidak.

“PECAH! #2019GantiPresiden di Monas......” tulis Mustofa melalui akun Twitter @NetizenTofa, Ahad (6/5/2018) sembari mengunggah sejumlah foto Deklarasi Relawan #2019GantiPresiden.







Deklarasi Relawan #2019GantiPresiden digelar pada Ahad (6/5/2018) sekitar jam 9 pagi di sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Hadir sejumlah tokoh di acara itu, salah satunya inisiator gerakan #2019GantiPresiden, Mardani Ali Sera.

Pada acara tersebut juga dibagikan buku panduan relawan #2019GantiPresiden. Di antara isi buku panduan yang disusun oleh tim hukum tersebut adalah apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan oleh relawan.

"Buku ini sebagai panduan bagi relawan hastag 2019 ganti presiden. Di dalamnya, ada do dan don't bagi relawan, contoh don't itu dilarang melakukan ujaran kebencian," kata Mardani. [Ibnu K/Tarbiyah.net]






Jika Besok Ada Orang Berkaos #2019GantiPresiden di CFD, Ini Seruan Mustofa Nahrawardaya ke Polisi


Unknown | 10.18 | ,

Mustofa Nahrawardaya

Besok, Ahad 6 Mei 2018, akan digelar Deklarasi Relawan #2019GantiPresiden di Taman Aspirasi. Jika polisi melihat ada orang yang mengenakan kaos bertuliskan #2019GantiPresiden di area Car Free Day (CFD), Mustofa Nahrawardaya meminta polisi tidak segera menangkapnya.

Alasannya, kemungkinan orang itu belum tahu lokasi Deklarasi Relawan yang telah dipindahkan ke Taman Aspirasi. Polisi diminta cukup memberitahukan agar orang tersebut bergeser ke lokasi deklarasi relawan.






“Tolong, jika ada peserta mengenakan kaos bertuliskan #2019GantiPresiden BERADA di area CFD, segera ingatkan agar ke arah Patung Kuda. Kepada Polisi, juga jangan buru2 menangkap pengunjung yang salah tempat. Mungkin mereka tidak tahu. Dikasihtahu saja. Agar tidak ribut media,” kata Mustofa Nahrawardaya melalui akun Twitter pribadinya @NetizenTofa, Sabtu (5/5/2018) malam.



Awalnya, deklarasi relawan #2019GantiPresiden akan digelar di Bundaran Patung Kuda. Namun tidak diperbolehkan agenda politik di CFD sementara Bundaran Patung Kuda dekat dengan arena CFD. [Ibnu K/Tarbiyah.net]






Politisi Nasdem Tuduh Mustofa Nahrawardaya Turut Andil Kasus CFD, Ini Jawaban Telaknya


Unknown | 07.37 | ,

Mustofa Nahrawardaya





Politisi Nasdem Muannas Alaidid menyebut Mustofa Nahrawardaya turut punya andil dalam keributan di Car Free Day. Ia beralasan, Mustofa menyaksikan insiden tersebut.

“Memalukan hari gini masih sibuk meributkan perbedaan dukungan hanya soal kekuasaan, anda turut punya andil menyaksikan seorang ibu dihinakan di hadapan jeritan anak kandungnya, naudzubilah mindzalik,” kata Muannas Alaidid melalui akun Twitter pribadinya, @muannas_alaidid, Kamis (3/5/2018) malam.



Tuduhan itu segera dijawab Mustofa dengan jawaban telak.

“Menyaksikan, kok turut andil. Berarti anda menuduh Polisi yang menyaksikan peristiwa itu, juga turut andil? Cara berpikir apa ini? 😆😆😆😆😆 wakakakka TENGGELAMKAN @NasDem !!” kata aktifis Muhammadiyah itu melalui akun Twitter @NetizenTofa.







Kicauan Muannas itu juga memancing Dusri Mulya untuk menanggapinya. Pengacara tersebut menjelaskan bahwa berada di TKP bukanlah bukti seseorang terlibat kejahatan.

“Memangnya Muanas punya bukti apa ente terlibat intimidasi om? Berada di TKP bukanlah bukti seseorang terlibat kejahatan loh.. Beban pembuktian itu ada di Pelapor..Terlapor mah easy going.. Masa ginian aja gak paham,” terangnya melalui akun Twitter @dusrimulya.









‘Pak Jokowi, Tolong Dengarkan Jeritan Ibu Ini daripada Soal Kalajengking’


Unknown | 06.22 | ,

Komariah, ibu Muhammad Rizky Saputra
Komariah, ibu Muhammad Rizky Saputra (rmol)

Komariah, sangat terpukul dengan meninggalnya anaknya yang berusia 10 tahun, Muhammad Rizky Saputra. Sambil menangis, ia meminta Presiden Joko Widodo mengusut tuntas kasus meninggalnya Rizky di Monas dalam acara pembagian sembako.






"Pak Presiden tolong saya, saya orang kecil anak saya meninggal. Tolong agar diusut tuntas," kata Komariah usai melapor ke Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (2/5/21018), seperti dikutip Rmol.

"Sudah rumah ngontrak, anak saya ilang pak. Kasian saya pak. Soalnya anak saya tidak dijual di warung pak," lanjut Komariah sambil menangis.

Usai melaporkan Ketua Panitia penyelenggara Acara Forum Untukmu Indonesia (FUI) Dave Revano Santosa ke Bareskrim, Komariah terus menangis.

Bersama kuasa hukum Muhammad Fayyadh, Komariah melaporkan Dave Revano Santosa. Dave diduga melanggar pasal 359 KUHP yang bertindak lalai mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang dengan ancaman kurungan lima tahun penjara.

Menanggapi berita ini, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengingatkan Presiden Jokowi dengan langsung mention ke akun Twitternya.





“P @jokowi tlg dengar jeritan ibu ini drpd soal kalajengking. Komariah: Pak Jokowi, Anak Saya Tidak Dijual Di Warung” tulisnya melalui akun Twitter @fadlizon, Kamis (3/5/2018).



Sebelumnya, pernyataan Jokowi soal kalajengking menjadi viral dan menghebohkan media sosial. Pasalnya, ia mengatakan kepada Gubernur, Bupati dan Walikota, jika ingin kaya, cari racun kalajengking. (Baca: Presiden Jokowi: Kalau Mau Kaya, Cari Racun Kalajengking)

“Apa komoditas yang paling mahal di dunia? Pasti banyak yang menjawab emas,” kata Jokowi dalam sebuah pidato yang videonya telah beredar luas. “Bukan emas, bukan emas.”

“Ada fakta yang menarik yang saya dapat dari informasi yang saya baca. Komoditas yang paling mahal di dunia saat ini adalah racun dari scorpion, racun dari kalajengking. Harganya 10,5 juta US Dollar per liter. Artinya berapa? 145 milliar per liter,” lanjutnya.

“Jadi Pak Gubernur, Pak Bupati, Pak Walikota, kalau mau kaya cari racun kalajengking,” kata Jokowi disambut tawa hadirin. [Ibnu K/Tarbiyah.net]






Mustofa Nahrawardaya Dituduh Pakai Gelang Kode, Ketika Ditunjukkan Aslinya Bong Langsung Terpukul


Unknown | 05.52 | ,

gelang Mustofa Nahrawardaya
Melalui foto ini, Mustofa Nahrawardaya dituduh pakai gelang yang sama

Aksi Mustofa Nahrawardaya membongkar gelang kode yang diduga kuat sebagai bukti rekayasa jahat kericuhan Car Free Day membuat sebagian kalangan kalang kabut. Bahkan, tagar #GelangKode sempat menempati trending topic pertama di Twitter, Kamis (3/5/2018).

Propaganda baru pun disebar untuk mengaburkan terbongkarnya gelang kode. Beredar sebuah meme menuduh Mustofa juga memakai gelang yang sama. Anehnya, foto dalam meme itu kecil dan tampak blur.

“Korlap #GelangKode? Tolong Pak Polisi usut dong!!” demikian tulisan di meme tersebut. Di atasnya tampak dua foto Mustofa yang dilingkari di gelangnya.






Benarkah gelang tersebut sama dengan gelang kode yang dipakai di tangan kanan pelaku pengibas uang dan orang yang dikibasi pada Car Free Day Ahad lalu?

Tak mau membiarkan berlama-lama, Mustofa segera memberikan klarifikasi.

“Itu hanyalah ilusi. Omong kosong. Saya tidak memakai #GelangMisterius itu. Ini buktinya. Ini adalah gelang keren. Gak beli. Tapi dikasih orang di CFD. asli keren. Pakailah bro.... 😀” kata Mustofa melalui akun Twitter pribadinya, @NetizenTofa, Kamis (3/5/2018).



Tentu saja tidak ada pihak penuduh yang akan mau memakai gelang itu karena ternyata gelang itu adalah gelang #2019GantPresiden, sama sekali berbeda dengan gelang kode yang dipakai sejumlah orang di Car Free Day.

“Lebih jelas lagi, ini gelang yang saya pakai. Memang ada yang coklat. Warna mirip dengan #GelangMisterius 😀😀😀” lanjutnya.



Seperti diberitakan sebelumnya, Mustofa Nahrawardaya membongkar operasi jahat tersebut di acara Dua Sisi di TV One, Rabu (2/5/2018) malam. (Baca: Video Mustofa Nahrawardaya Bongkar Operasi Jahat di CFD, 99% Bong Langsung Bungkam)

Mustofa mendapatkan inspirasi dari Film De Javu yang di dalamnya diputar video kecelakaan kapal dengan cara dimajukan dan dimundurkan. Mustofa kemudian mengamati video yang disebut-sebut sebagai persekusi massa #2019GantiPresiden terhadap wanita tersebut.

Aktifis Muhammadiyah itu kemudian mendapatkan fakta aneh. Pelaku yang mengibas-ibaskan uang dan korbannya ternyata memakai gelang yang sama, baik warna maupun bentuknya. Demikian pula sejumlah orang berkaos #2019GantiPresiden yang bertindak provokatif ternyata juga memakai gelang yang sama.





Mustofa pun meminta polisi untuk mengusutnya.

“Video itu saya amati detik demi detik, menit demi menit dan ada temuan yang sangat luar biasa dan nggak pernah ada yang tahu itu,” paparnya.

Ia langsung ingat bahwa dulu ketika demo zaman mahasiswa, antara korlap dengan anggota memakai kode yang sama misalnya pita. Agar bisa diketahui siapa saja kelompok yang sama dan siapa pihak yang berbeda.

“Di tangan kanan mereka, antara yang memberi uang dan yang diberi uang memakai gelang yang sama warna coklat. Bentuknya pun sama gelangnya. Lihat ini, yang memberi uang, yang ngipas-ngipas ini sangat provokatif, baju biru yang kanan itu. Tolong diperiksa, polisi,” ungkapnya.

Orang yang merebut bendera dan mengaku polisi juga memakai gelang sama. Orang yang merebut kaos dan spanduk juga memakai gelang yang sama.



Setelah Mustofa membongkar temuan tersebut, banyak akun yang sebelumnya mengangkat isu tersebut untuk menghantam gerakan #2019GantiPresiden hari ini terdiam.

Baca juga: Gara-Gara Gelang Kode, O O Kamu Ketahuan

“Hari ini, saya jamin 99,99% Cebong diistirahatkan. Hanya dedengkotnya yang muncul. Itupun omongannya rada ngigau,” kata Mustofa melalui akun Twitter pribadinya, @NetizenTofa, Kamis (3/5/2018).[Ibnu K/Tarbiyah.net]






Soal Pidato Jokowi tentang Racun Kalajengking, Ini Saran Wasekjen MUI untuk Menteri BUMN


Unknown | 06.22 | ,

Jokowi racun kalajengking
ilustrasi




Pidato Presiden Joko Widodo mengenai racun kalajengking terus menuai tanggapan. Tak hanya netizen, sejumlah tokoh pun melontarkan tanggapan mengenai pernyataan “kalau mau kaya, cari racun kalajengking” tersebut.

Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain bahkan langsung menegur Kementerian BUMN. Melalui akun Twitter, ia me-mention akun kementerian yang dipimpin Rini Soemarno itu.

“Saran saya untuk Menteri BUMN @KemenBUMN supaya membuka Perusahaan BUMN baru dalam bidang peternakan kalajengking. Satu tahun berhasil mendapatkan 100 liter saja sudah dapat 14,5 Trilyun. Daripada memelihara perusahaan yang rugi melulu. Kalau perlu satu pulau kosong dipakai khusus,” kata Tengku Zulkarnain melalui akun Twitter pribadinya, @ustadtengkuzul, Rabu (2/5/2018).



Seperti diberitakan sebelumnya, rekaman pidato Jokowi viral. Dalam pidato itu ia menjelaskan bahwa racun kalajengking merupakan komoditas termahal saat ini. Harganya mencapai Rp 145 miliar per liter.





“Apa komoditas yang paling mahal di dunia? Pasti banyak yang menjawab emas,” kata Jokowi dalam sebuah pidato yang videonya telah beredar luas. “Bukan emas, bukan emas.”

Baca juga: Presiden Jokowi: Kalau Mau Kaya, Cari Racun Kalajengking

“Ada fakta yang menarik yang saya dapat dari informasi yang saya baca. Komoditas yang paling mahal di dunia saat ini adalah racun dari scorpion, racun dari kalajengking. Harganya 10,5 juta US Dollar per liter. Artinya berapa? 145 milliar per liter,” lanjutnya.

“Jadi Pak Gubernur, Pak Bupati, Pak Walikota, kalau mau kaya cari racun kalajengking,” kata Jokowi disambut tawa hadirin.

Video pidato tersebut beredar luas di Youtube, Instagram, Facebook hingga grup-grup WhatsApp.
[Ibnu K/Tarbiyah.net]






 
Design Downloaded from free Blogger templates | free website templates | Seodesign.us | Funny Sport Videos.