THIS IS FEATURED POST 1 TITLE

THIS IS FEATURED POST 1 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Quas molestias excepturi
THIS IS FEATURED POST 2 TITLE

THIS IS FEATURED POST 2 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Impedit quo minus id
THIS IS FEATURED POST 3 TITLE

THIS IS FEATURED POST 3 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Voluptates repudiandae kon
THIS IS FEATURED POST 4 TITLE

THIS IS FEATURED POST 4 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Mauris euismod rhoncus tortor

Ngeri! Dolar Tembus 14.200, Utang RI Jatuh Tempo Membengkak Jadi Segini


Unknown | 06.14 | ,

dolar rupiah
ilustrasi (Jawapos.com)




Rabu (9/5/2018) pukul 09.00 pagi, nilai tukar dolar AS tembus Rp 14.200. Meskipun sebelumnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan perbankan masih aman meskipun dolar AS tembus Rp 20.000, kenaikan nilai tukar dolar itu langsung berpengaruh terhadap utang RI jatuh tempo.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan, utang RI jatuh tempo sebesar 9,1 milyar dolar AS. Dengan nilai kurs dolar 14.200, utang itu membengkak Rp 7,3 tiliun.

“Pergerakan Rupiah dekati 14.200. Hutang RI jatuh tempo 2018 = 9.1 Milyar Dolar. Kurs yg ditetapkan APBN : 1 USD = 13.400 9.1 Mil x 13.400 = 121.9 Trilyun 💵 Jika dolar = 14.200 9.1 Mil x 14.200 = 129.2 Trilyun Hutang membengkak : 7.3 Trilyun,” kata inisiator gerakan #2019GantiPresiden itu melalui akun Twitter pribadinya, @MardaniAliSera, Rabu (9/5/2018).







Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku sudah melakukan stress test terkait dengan kondisi pelemahan rupiah dan menyatakan perbankan masih aman meskipun nilai dolar menembus Rp 20.000. (Baca: Dolar Tembus Rp 14.000, OJK: Rp 20.000 Perbankan Masih Aman)

"Hasilnya kondisi perbankan Indonesia masih cukup kuat," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam konferensi pers, Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), 30 April lalu.

Wimboh menambahkan, dari sisi NPL (rasio kredit bermasalah), perbankan Indonesia juga masih cukup kuat untuk menghadapi tekanan rupiah dan nilai tukar. Terkait daya tahan perbankan Indonesia ini, menurutnya disebabkan karena permodalan bank yang cukup tinggi yaitu mencapai 22%.

Selain itu, dari sisi net open position (NOP) juga masih terjaga dan sebagian besar berada di posisi long. Sehingga dengan nilai tukar berapapun, menurutnya tidak berefek ke permodalan perbankan. [Ibnu K/Tarbiyah]






Dinilai Rusak Hubungan dengan Ustadz Abdul Somad, Kader NU Ini Dipecat


Unknown | 04.44 | ,

Ustadz Abdul Somad
Ustadz Abdul Somad (Lampungpost)

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Riau menyatakan telah memecat Khalid Junaidi dari kepengurusan karena dianggap memperkeruh hubungan antara NU dengan Ustaz Abdul Somad (UAS).






Pemecatan Wakil Sekretaris PWNU Riau itu merupakan hukuman terberat atas anggotanya yang telah melanggar aturan.

"Ini berdasarkan kesepakatan pengurus PWNU Riau dilakukanlah pemecatan kepada Khalid Junaidi. Kita tidak ingin ada yang menfitnah NU dan merusak hubungan dengan Ulama (UAS)," kata Ketua PWNU Riau T Rusli Ahmad dalam konferensi pers di Pekanbaru, Senin (7/5/2018).

Sebelumnya, beredar kabar terkait ketidakhadiran Ustaz Abdul Somad dalam Perhelatan PWNU Riau di Pekanbaru. Salah satunya penyebabnya, UAS merasa difitnah karena dianggap "mencari panggung" dalam acara akbar NU di Riau.

Rusli Ahmad menegaskan, informasi batalnya UAS menyampaikan tausiah tidak benar. Diakuinya bahwa hal ini ada yang ingin mengadu domba antara ulama sehingga mencemarkan nama baik NU dan UAS.

"Hingga saat ini tidak ada sampai pemberitahuan langsung terkait pembatalan. Malah UAS merasa dirinya difitnah sehingga kita harus ambil sikap tegas terhadap kasus tersebut," ujar Politisi PDIP tersebut seperti dikutip Republika.





Anggota DPRD Riau itu memastikan UAS hadir karena belum ada pihak UAS menyampaikan secara resmi pembatalan kehadirannya untuk mengisi tausiyah dalam apel akbar NU Riau yang menurutnya akan dihadiri 30 ribu orang. UAS diminta mengisi tausiyah dari pukul 16.00-17.00 WIB.

Lebih jauh Rusli Ahmad menginformasikan, pihaknya tengah merampungkan persiapan kedatangan Presiden RI Joko Widodo, Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Puan Maharani serta Menteri Koordinator Kemaritiman RI, Luhut Binsar Panjaitan

Sementara itu, banyak netizen berharap UAS tidak hadir karena ada kekhawatiran akan dimanfaatkan untuk kepentingan politik.

“UAS Jangan hadir ini bukan agama tetapi murni politik untuk Jokowi,” kata Jaswar Koto melalui akun Facebook pribadinya, Selasa (8/5/2018).

“Menurut saya UAS ndak usah hadir. Panggung ini akan dimanfaatkan Jokowi untuk meraih simpati pendukung UAS,” kata Muhammad Arifin.

“Jangan sampai hadir Ustad, ada bau politiknya,” kata Ebit Septian. [Ibnu K/Tarbiyah]






Ada Ancaman Serius, Mustofa Nahrawardaya Minta Ustadz Abdul Somad Dijaga Ketat


Unknown | 00.44 | ,

Ustadz Abdul Somad
Ustadz Abdul Somad (Youtube)




Aktifis Muhammadiyah yang juga salah satu tokoh gerakan #2019GantiPresiden, Mustofa Nahrawardaya, mengatakan ada ancaman serius yang ditujukan kepada Ustadz Abdul Somad dari akun yang menamakan dirinya Andre #RELAWANINDONESIA.

Akun @SEKNAS_RI itu mengancam Ustadz Abdul Somad dimasukkan karung lalu digebuki dari luar menggunakan balok.

Karenanya, Mustofa Nahrawardaya meminta agar para ulama dilindungi dan dijaga ketat.

“ANCAMAN dari @SEKNAS_RI kepada Ustadz Absul Shomad ini serius. Mungkin mulai sekarang, Ulama2 kita harus dijaga ketat. Jika kemarin2 yang diserang Ulama daerah, bisa jadi nanri pelaku merambah Ustadz kelas Nasional,” kata Mustofa melalui akun Twitter pribadinya @NetizenTofa, Selasa (8/5/2018).



Twit itu disertai screenshoot ancaman @SEKNAS_RI yang ditujukan kepada Ustadz Abdul Somad: “Masukin dlm karung, lalu gebukin pake balok dari luar, biar darahnya terasa manis.”





Sejumlah netizen pun memprotes ancaman @SEKNAS_RI tersebut.

“Innalillahi........ngerinya ungkapan org2 yg memusuhi ulama. Dicuit dg berani pula, mengindikasikan keyakinannya bahwa dia kebal hukum. Semoga Alloh melindungi para ulama yg berjuang membela agamanya,” kata @RhAshadi

“Ancaman Pembunuhan Kepada Tokoh Agama Hanya Dilakukan Oleh PKI.. Sejarah Telah Membuktikan” kata @SantosoJordy

“Inilah bukti simpatisan komunis masih berkeliaran 😢 #2019GantiPresiden” kata @kukuhnugraha22

“Lho kok mereka begitu ya? Gimana yg lain gak marah?!” kata @octar_faco [Ibnu K/Tarbiyah]






Dianjurkan Sahabat Agar Hubungan Sempurna, Tapi Sering Dilewatkan Suami Istri


Unknown | 08.24 | ,

hotel
ilustrasi (jenisemay.com)

Aktifitas khusus suami istri adalah sebuah ibadah. Nikmat yang berpahala. Agar sempurna kualitasnya, ada satu hal yang dianjurkan beberapa sahabat Nabi untuk dilakukan di siang hari sebelum aktifitas khusus tersebut.






Satu hal ini ringan dan tidak membutuhkan banyak waktu, namun akan berpengaruh signifikan meningkatkan kualitas hubungan.

Apa itu? Khalid Jad dalam bukunya Maa Tuhibbuhu an Nisa’ min ar Rijal menjelaskan bahwa aktifitas ringan itu adalah tidur siang.

“Untuk aktifitas khusus suami istri di malam hari, tidur siang sangat penting. Banyak atsar yang menganjurkannya,” kata penulis buku-buku rumah tangga ini.

“Tidur siang merupakan salah satu faktor yang membantu sempurnanya kenikmatan, kebugaran dan kejernikan pikiran khususnya bagi mereka yang akan melakukannya di malam hari.”

Waktu yang dibutuhkan untuk tidur siang pun tidak lama. Hanya 10-30 menit.

Untuk ibu rumah tangga ini mudah, bagaimana dengan suaminya jika bekerja di kantor atau di pabrik? Bisa disiasati saat istirahat. Sempatkan tidur siang sekitar 10-15 menit saja sudah cukup. Mau mencoba? [Ibnu K/Tarbiyah]








Dolar Tembus Rp 14.000, OJK: Rp 20.000 Perbankan Masih Aman


Unknown | 06.44 | ,

dolar tembus 14000
Screenshoot kurs dolar di situs BI




Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah menembus Rp 14.000, Senin (7/5/2018). Ini merupakan level tertinggi dolar AS di sepanjang 2018.

Reuters merilis, Senin (7/5/2018), di pasar spot dolar AS berada di antara Rp 14.005 dan Rp 13.995.

Sementara menurut informasi kurs transaksi Bank Indonesia, kurs jual 1 dolar AS tanggal 7 Mei 2018 mencapai Rp 14.026 sedangkan kurs beli Rp 13.886.

Banyak netizen mengaku terkejut mendengar kabar dolar menembus Rp 14.000.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku sudah melakukan stress test terkait dengan kondisi pelemahan rupiah dan menyatakan perbankan masih aman meskipun nilai dolar menembus Rp 20.000.





"Hasilnya kondisi perbankan Indonesia masih cukup kuat," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam konferensi pers, Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), 30 April lalu seperti dikutip Kontan.

Wimboh menambahkan, dari sisi NPL (rasio kredit bermasalah), perbankan Indonesia juga masih cukup kuat untuk menghadapi tekanan rupiah dan nilai tukar. Terkait daya tahan perbankan Indonesia ini, menurutnya disebabkan karena permodalan bank yang cukup tinggi yaitu mencapai 22%.

Selain itu, dari sisi net open position (NOP) juga masih terjaga dan sebagian besar berada di posisi long. Sehingga dengan nilai tukar berapapun, menurutnya tidak berefek ke permodalan perbankan. [Ibnu K/Tarbiyah]







Hanya Berjarak 300 Meter, Begini Beda Relawan #2019GantiPresiden dan Relawan Pro Jokowi


Unknown | 06.18 | ,

Relawan #2019GantiPresiden

Selain acara Deklarasi Relawan #2019GantiPresiden, hari ini juga digelar acara relawan Pro Jokowi. Lokasi antara kedua acara itu hanya berjarak 300 meter. Hal itu dituturkan oleh Mustofa Nahrawardaya.






“Yang kiri adalah kumpulan simpul relawan pro Jokowi. Yang kanan relawan #2019GantiPresiden. Kedua kelompok politik berbeda ini meski berada di komplek yg sama, namun lokasi keduanya berjarak 300 Meteran,” kata Mustofa melalui akun Twitter pribadinya, @NetizenTofa, Ahad (6/5/2018).



Meskipun Mustofa meminta kedua foto itu tidak dibandingkan, namun terlihat jelas perbedaan jumlah massa kedua acara tersebut. Deklarasi Relawan #2019GantiPresiden dihadiri ribuan peserta, sedangkan acara relawan pro Jokowi hanya dihadiri puluhan orang.

Deklarasi Relawan #2019GantiPresiden digelar pada Ahad (6/5/2018) sekitar jam 9 pagi di sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Hadir sejumlah tokoh di acara itu, salah satunya inisiator gerakan #2019GantiPresiden, Mardani Ali Sera. (Baca: Diberitakan Puluhan, Ternyata Peserta Deklarasi Relawan #2019GantiPresiden Sebanyak Ini)





Pada acara tersebut juga dibagikan buku panduan relawan #2019GantiPresiden. Di antara isi buku panduan yang disusun oleh tim hukum tersebut adalah apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan oleh relawan.

"Buku ini sebagai panduan bagi relawan hastag 2019 ganti presiden. Di dalamnya, ada do dan don't bagi relawan, contoh don't itu dilarang melakukan ujaran kebencian," kata Mardani.

Mardani juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mensukseskan Deklarasi Relawan sehingga acara tersebut berjalan lancar dan tertib.



“Terimakasih kepada para sahabat relawan & rakyat Indonesia yang telah hadir pagi ini di Monas dan para relawan di manapun berada” kata Mardani melalui akun Twitter pribadinya @MardaniAliSera, Ahad (6/5/2018). [Ibnu K/Tarbiyah.net]






Survei Terbaru Ines: Prabowo Unggul Telak, Jokowi Cuma Dapat Segini


Unknown | 05.28 | ,

Survei terbaru Ines
Hasil survei terbaru Ines (ilustrasi)




Indonesia Network Election survei (INES) merilis hasil survei terbaru terkait elektabilitas bakal calon presiden 2019, Ahad (6/5/2018). Survei yang dilakukan pada 12-28 April itu menunjukkan hasil mengejutkan.

Jika Pilpres dilaksanakan hari ini, mayoritas responden memilih Prabowo yakni sebanyak 50,2 persen. Sedangkan yang memilih Jokowi hanya 27,7 persen. Selebihnya, 7,4 persen memilih Gatot Nurmantyo dan 14,7 persen memilih tokoh lainnya.

Direktur Eksekutif INES Oskar Vitriano menjelaskan, survei tersebut merupakan hasil nama-nama top of mind yang dihimpun dari 2.180 orang di 408 kabupaten dan kota secara proporsional. Metode survei menggunakan multistage random sampling dengan margin of error +- 2,1% dan tingkat kepercayaan 95%.

Populasi survei tersebut adalah warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di sektor domestik atau publik dengan aneka profesi dengan ragam pendidikan dan ragam umur, serta penghasilan dan latar belakang agama yang berbeda. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara sistematis dengan cek ulang di lapangan sebanyak 20% dari seluruh responden.





Hasil yang sama juga terjadi jika survei dilakukan secara tertutup. Dengan mengerucutkan nama ke beberapa pilihan, 54,5 persen responden memilih Prabowo Subianto dan 26,1 persen memiih Jokowi.

"Tingkat kepercayaan publik kepada Prabowo semakin meningkat," simpul Oskar di Mess Aceh Amazing Hotel, Menteng, Jakarta Pusat, Ahad (6/5/2018).

Sedangkan untuk partai politik, Gerindra mendapatkan suara terbanyak dengan angka 26,2 persen. Di bawahnya ada PDIP dengan 14,3 persen, Golkar dengan 8,2 persen, PKS dengan 7,1 persen, Perindo dengan 5,8 persen, PKB dengan 5,7 persen, PAN dengan 5,8 persen dan Demokrat dengan 4,6 persen.

Parpol-parpol lainnya mendapatkan kurang dari 4 persen yakni PPP dengan 3,1 persen, Nasdem dengan 3,1 persen, Hanura dengan 2,3 persen, PBB dengan 2,1 persen, PKPI dengan 0,9 persen, Berkarya dengan 0,7 persen, Garuda dengan 0,4 persen dan PSI dengan 0,1 persen. [Ibnu K/Tarbiyah]






 
Design Downloaded from free Blogger templates | free website templates | Seodesign.us | Funny Sport Videos.