THIS IS FEATURED POST 1 TITLE

THIS IS FEATURED POST 1 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Quas molestias excepturi
THIS IS FEATURED POST 2 TITLE

THIS IS FEATURED POST 2 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Impedit quo minus id
THIS IS FEATURED POST 3 TITLE

THIS IS FEATURED POST 3 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Voluptates repudiandae kon
THIS IS FEATURED POST 4 TITLE

THIS IS FEATURED POST 4 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Mauris euismod rhoncus tortor

Turki Hantam Balik dan Permalukan Mesir


Unknown | 06.13 | ,

Erdogan vs As Sisi
Pemerintah Mesir harus menanggung malu. Turki memukul balik sikap rezim Abdel Fattah Assisi yang memblok resolusi Dewan Keamanan PBB untuk mengutuk upaya kudeta militer 15 Juli.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki Tanju Bilgic menyatakan sikap Mesir itu tidak mengejutkan. Sebab rezim Mesir saat ini memperoleh kekuasaan melalui kudeta militer.

“Wajar bagi mereka (Mesir) yang telah memperoleh kekuasaan melalui kudeta," kata Bilgic, Senin (18/7/2016).

Dewan Keamanan PBB berencana mengeluarkan resolusi untuk mengutuk kudeta militer 15 Juli di Turki. Kudeta yang gagal tersebut dinilai merupakan langkah kekerasan merebut kekuasaan dari pemerintah yang terpilih secara demokratis.






Mesir yang merupakan salah satu dari 10 anggota DK PBB non-permanen, keberatan dengan istilah “pemerintah yang terpilih secara demokratis.” Menurut Mesir, DKK PBB tidak berhak menilai apakah pemerintahan sebuah negara terpilih secara demokratis atau tidak.

Seperti diketahui, rezim Abdel Fattah As Sisi saat ini merupakan pemerintahan yang berkuasa setelah melakukan kudeta militer atas Presiden Mohammad Mursi yang terpilih secara demokratis melalui pemilu presiden.

Pasca kudeta militer Mesir, hubungan negara itu dengan Turki sangat tegang. Erdogan dikenal sebagai pendukung utama Mohammad Morsi dan sangat dekat dengan Ikhwanul Muslimin. Bahkan tidak sedikit tokoh Ikhwanul Muslimin yang tinggal di Turki pasca kudeta atas Mursi. [Ibnu K/Tarbiyah.net]



Misteri Selamatnya Erdogan dari Tiga Kali Percobaan Pembunuhan Saat Kudeta


Unknown | 20.28 | ,

Erdogan
Ketika kudeta terjadi dan Erdogan meluncur ke Istanbul, pesawatnya diincar oleh dua jet tempur F-16. Bahkan, dua jet tempur yang diawaki personel pro-kudeta itu dikabarkan telah mengunci radar pesawat Erdogan.

"Setidaknya ada dua F-16. Mereka mengunci radar pesawat namun Erdogan yang sedang menunju ke Istanbul. Sementara dua pesawat F-16 lain melindunginya," kata seorang mantan perwira militer kepada dikutip Reuters, Senin (18/7/2016), seperti dikutip Republika.

Anehnya, dua jet tempur itu tidak jadi menembak hingga pesawat Erdogan akhirnya berhasil tiba di Istanbul dengan aman.

"Kenapa mereka tidak menembak masih menjadi misteri," ujarnya.






Erdogan kembali dari liburannya di resor Marmaris saat faksi militer melakukan kudeta pada Jumat (15/7/2016) malam. Faksi militer pelaku kudeta menutup jembatan Bosphorus dan mencoba menguasai bandara utama serta mengirimkan tank ke gedung parlemen di Ankara.

Pejabat senior Turki lain mengonfirmasi pesawat khusus Erdogan dibayangi jet pendukung kudeta ketika terbang dari Marmaris.

Upaya pembunuhan terhadap Presiden Turki itu juga terjadi saat ia baru saja meninggalkan Resor Marmaris. Beberapa menit setelah ia pergi, tempatnya menginap itu dibom. Sedangkan CNN Turk melaporkan sekitar 25 tentara turun dari helikopter menuju Marmaris hendak menculik Erdogan. [Ibnu K/Tarbiyah.net]



Melalui Video Ini, Rakyat Turki Sudah 2 Tahun “Dilatih” untuk Gagalkan Kudeta


Unknown | 18.28 | ,

Rakyat Turki Sudah 2 Tahun “Dilatih” untuk Gagalkan Kudeta
Jauh sebelum kudeta militer kemarin terjadi, Erdogan telah merilis video bagaimana seharusnya rakyat Turki bertindak jika ada pihak yang ingin menjatuhkan negara itu.

Entah memiliki firasat akan terjadi kudeta atau bagaimana, yang pasti Erdogan sudah melihat upaya-upaya konspirasi terhadap Turki yang telah mencapai kemajuan pesat selama dipimpin oleh Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP). Karenanya pada 30 Maret 2014, menjelang pemilu presiden 2014, Erdogan merilis video iklan yang menggambarkan adanya upaya pihak yang menghendaki Turki jatuh.






Dalam video berdurasi 1 menit 20 detik ini, digambarkan seseorang menjatuhkan bendera Turki yang telah berkibar tinggi. Melihat bendera negaranya akan jatuh, sontak seluruh rakyat dari berbagai elemen berlari menuju tiang bendera raksasa itu guna menyelamatkan bendera agar tidak sampai jatuh ke tanah.

Gelombang rakyat berlari secepat-cepatnya menuju tiang bendera. Meninggalkan segala aktifitasnya. Demi segera tiba, tidak sedikit yang melompat ke sungai untuk menyeberang. Lalu mereka bersatu padu membentuk tangga raksasa hingga bisa meraih tali bendera dan kembali mengibarkannya. [Ibnu K/Tarbiyah.net]




Gunakan Masjid untuk Syuting Artis Non Muslim, Film Anak Jalanan Disomasi


Unknown | 07.27 | ,

Film Anak Jalanan syuting di Masjid
Film Anak Jalanan menuai kecaman masyarakat. Pasalnya, pada Jumat (15/7/2016) lalu, film itu menjadikan masjid Alkautsar Ciparay, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang sebagai lokasi syuting.

Parahnya, syuting di masjid itu melibatkan artis non muslim dan pakaian minim yang membuka aurat.

Selain menuai kecaman dari masyarakat, syuting sinetron yang dibintangi dua artis non muslim yakni Stevan William dan Natasha Wilona itu juga terancam diperkarakan ke ranah hukum.

Sejumlah aktivis Islam menilai aksi syuting di masjid yang dilakukan artis beragama non Islam itu merupakan bentuk pelecehan dan penistaan terhadap agama Islam.

Angga Wijaya, aktivis Pelajar Islam Indonesia (PII) Wilayah Banten, mengaku melayangkan somasi kepada pihak RCTI dan Rumah Produksi sinetron tersebut.

“Atas pelecehan yang telah mereka lakukan, somasi kami layangkan dan mereka harus meminta maaf secara terbuka kepada ummat Islam, khususnya masyarakat Banten,” kata Angga, Sabtu (16/7/2016) seperti dikutip Berita Banten.






Menurut mahasiswa Fakultas Teknik Untirta Cilegon ini, jika tidak ada itikad baik dari RCTI dan Produser untuk meminta maaf, PII akan membawa masalah tersebut ke ranah hukum.

“Sudah kami kumpulkan bukti-bukti, bahwa ini adalah bentuk penistaan terhadap agama Islam kami. Laporan ke pihak penegak hukum segera kami layangkan,” tegas Angga.

Hal senada diungkapkan Saidina Ali, aktivis Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kabupaten Serang.

Saidina Ali yang merupakan warga Kecamatan Anyar ini mengaku kecewa dengan sikap generasi muda dan masyarakat Anyer dan sekitarnya, yang malah memberikan sambutan berlebihan untuk para pelaku penistaan agama itu.

“Mungkin kalau masyarakat tidak memuji-muji mereka, tidak akan ada kegiatan jumpa fans seperti di masjid itu. Kenapa umat Islam kita juga malah diam saja dan tidak mengusir mereka dari masjid saat itu?,” kata Ali.

Ali meminta pengurus DKM Masjid Alkautsar Ciparay, melakukan protes kepada RCTI dan Rumah produksi Film Anak Jalanan.

Ia menduga pihak DKM tidak mengetahui adanya syuting tersebut sebelumnya. DKM, menurutnya juga pasti kecewa dengan penistaan agama itu. [Ibnu K/Tarbiyah.net]



Sebut Erdogan Berusaha Kabur, Merdeka.com Diprotes Netizen


Unknown | 08.12 | ,

Merdeka.com
Merdeka.com menuai protes netizen. Pasalnya, di saat Presiden Recep Tayyip Erdogan menyerukan rakyat Turki melawan kudeta dan memimpin rakyat menggagalkan kudeta, Merdeka.com menyebut Erdogan berusaha kabur.

“Dikudeta, Presiden Turki berusaha kabur lewat Bandara Ataturk,” demikian judul Merdeka.com, Sabtu (16/7/2016) pukul 06:22 WIB.

Setelah menuai protes banyak netizen, Merdeka.com akhirnya meralat berita tersebut pada pukul 16:32 WIB.






“Versi awal berita ini mengandung kekeliruan penerjemahan sehingga artikel tidak akurat. Kesalahan sepenuhnya ada pada tim redaksi. Judul awalnya ditulis: "Dikudeta, Presiden Turki berusaha kabur lewat Bandara Ataturk" diganti menjadi "Dikudeta, Presiden Turki berusaha menuju Istambul secepatnya" Judul yang benar ditambah koreksi substansi badan berita dimutakhirkan pada Sabtu (16/7) pukul 16.32 WIB. Tidak ada sama sekali substansi sumber kantor berita asal yang menyatakan Erdogan kabur ke luar negeri. Redaksi meminta maaf atas kesalahan tersebut,” demikian revisi Merdeka.com

Bukan kali ini saja Merdeka.com diprotes oleh netizen terkait berita Turki yang dinilai tendensius.

Pada 30 Juni lalu, Merdeka menurunkan berita berjudul "Kebijakan Erdogan bikin Turki rutin diserang teroris sepanjang 2016".

Sebelumnya, pada 27 Februari 2014, Merdeka merilis berita berjudul "Rekaman bisa jadi saksi kejatuhan Erdogan". [Siyasa/Tarbiyah.net]



[Video] Begini Cara Rakyat Turki Merebut Tank-Tank Kudeta


Unknown | 07.28 | ,

Begini Cara Rakyat Turki Merebut Tank-Tank Kudeta
Kudeta militer yang berupaya menjatuhkan Presiden Recep Tayyip Erdogan dan merebut pemerintahan Turki gagal total.

Setelah Erdogan tampil di TV melalui video Skype menyerukan melawan kudeta, masjid-masjid mengumandangkan adzan untuk membangunkan warga pada Sabtu dini hari. Dan segera, rakyat Turki berhamburan ke jalan-jalan dan menuju tempat-tempat yang dikuasai pelaku kudeta.

Meskipun militer membawa Tank, rakyat Turki tampak tidak takut sama sekali. Bahkan tank-tank tersebut akhirnya diambil alih rakyat.

Video ini menunjukkan bagaimana rakyat Turki merebut tank kudeta di dekat Bandara Ataturk, Istanbul. Rakyat yang jumlahnya sangat banyak mengepung tank sembari meneriakkan yel-yel menolak kudeta dan mendukung Erdogan. Tentara yang berada dalam tank mengancam mereka bahkan menembak berkali-kali untuk menakut-nakuti.






Namun, rakyat Turki tidak gentar. Mereka semakin mendekat dan memanjat tank tersebut. Sejumlah orang yang telah berada di atas tank menunjukkan dadanya.

“Silahkan tembak saya, silahkan tembak” kata sejumlah orang membuat tentara itu bingung.

Tanpa dikomando, beberapa orang yang telah berada di atas tank itu kemudian menghajar tentara tersebut. Tank pun berhasil direbut.

Banyak tokoh, termasuk Ian Bremer, kagum dengan keberanian rakyat Turki. “Rakyat Turki sangat pemberani,” kata kolumnis Time dan Presiden Eurasia Group itu.





Seluruh Rakyat Bersatu, Kudeta Militer Turki Gagal Total


Unknown | 06.28 | ,

Rakyat Turki turun ke jalan gagalkan kudeta
Rakyat Turki turun ke jalan gagalkan kudeta
Kudeta militer yang berupaya menjatuhkan Presiden Recep Tayyip Erdogan dan merebut pemerintahan Turki gagal total. Kudeta yang dilakukan sekelompok angkatan darat itu hanya bertahan selama sekitar 5 jam setelah berhadapan dengan seluruh rakyat Turki yang bersatu mendukung Erdogan, Sabtu (16/7/2016).

Gelombang rakyat segera turun ke jalan-jalan menolak kudeta setelah Erdogan tampil di televisi swasta mengumumkan adanya upaya kudeta dan masjid-masjid mengumandangkan adzan Sabtu dini hari. Sebagian massa membawa poster Erdogan dan bendera Turki, dengan heroik menolak kudeta.

Mayoritas militer dan seluruh partai politik termasuk oposisi juga menolak kudeta.






Tak butuh waktu lama, televisi dan radio pemerintah Turki TRT yang sempat dikuasai militer segera diambil alih rakyat. Sementara militer secara resmi segera bertindak bersama rakyat Turki menghentikan kudeta. Bahkan pesawat F16 Turki menembak helikopter pro kudeta.

Setelah situasi terkendali, Perdana Menteri Turki Binali Yildrim pada Sabtu pagi mengumumkan secara resmi bahwa upaya kudeta sekelompok militer itu gagal. Situasi keamanan di Turki sudah kembali berada dalam kendali pemerintah.

Yildrim menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh rakyat Turki dan partai-partai politik yang telah turun jalan menggagalkan upaya kudeta.

“Seluruh rakyat Turki bersatu menjaga demokrasi, persatuan dan keutuhan tanah air,” kata Yildrim. [Ibnu K/Tarbiyah.net]



 
Design Downloaded from free Blogger templates | free website templates | Seodesign.us | Funny Sport Videos.