THIS IS FEATURED POST 1 TITLE

THIS IS FEATURED POST 1 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Quas molestias excepturi
THIS IS FEATURED POST 2 TITLE

THIS IS FEATURED POST 2 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Impedit quo minus id
THIS IS FEATURED POST 3 TITLE

THIS IS FEATURED POST 3 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Voluptates repudiandae kon
THIS IS FEATURED POST 4 TITLE

THIS IS FEATURED POST 4 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Mauris euismod rhoncus tortor

Ancaman Sanksi Terberat untuk UAS: Diberhentikan dari PNS


Unknown | 03.44 | ,

UAS dukung Prabowo

Pertemuan Ustadz Abdul Somad (UAS) dan Prabowo Subianto yang videonya viral, langsung mendapat tanggapan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Asisten deputi Pembinaan Integritas dan Penegakan Disiplin SDM KemenPAN-RB, Bambang Dayanto Sumarsono, menilai apa yang dilakukan UAS melanggar aturan netralitas PNS. Langkah UAS itu juga bertentangan dengan PP 42 Tahun 2004 tentang Kode Etik PNS.






"Itu sudah jelas melanggar aturan. Apalagi videonya sudah viral dan ditonton jutaan orang," kata Bambang, Jumat (12/4/2019).

Bambang menjelaskan, meskipun menjadi ulama, UAS harus menjaga dirinya karena status PNS masih melekat. Sebagai PNS, menurut Bambang, UAS harus menahan diri. Walaupun mendukung salah satu capres, tetapi sebaiknya jangan diutarakan apalagi dipublikasikan.

"Kalau lihat videonya memang kapasitasnya sebagai ulama. Namun, kan perbicangan dengan capresnnya diunggah dan ditonton banyak orang. Nah di sini kena delik pelanggaran netralitas," tandasnya.

Untuk mengetahui apakah yang dilakukan UAS ada unsur kesengajaan atau tidak, Bambang mendesak Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk memanggil dai berjuta umat itu. UAS perlu dimintai klarifikasi. Jika terbukti bersalah, ada sanksi yang akan diberlakukan.





"Sanksi paling ringan berupa teguran dan diumumkan ke publik kalau melanggar. Sanksi sedang ditunda kenaikan pangkat atau diturunkan. Sanksi beratnya diberhentikan," kata Bambang seperti dikutip JPNN.

Seperti diketahui, video pertemuan UAS dan Prabowo viral, Kamis (11/4/2019). Tak hanya dipublikasikan di Youtube, video itu juga disiarkan televisi antara lain TV One.



Dalam video itu, UAS menyampaikan bahwa di pengajian dan tabligh akbar UAS, umat selalu menyampaikan aspirasi mendukung Prabowo dengan kode jarinya. Sejumlah ulama khas juga menyampaikan kepada UAS bahwa mereka mendukung Prabowo.

Dalam video itu, UAS juga menyampaikan nasehat dan hadiah kepada Prabowo serta mendoakannya. [Ibnu K/Tarbiyah]







KemenPAN-RB Desak Komisi ASN Panggil UAS


Unknown | 03.29 | ,

UAS dukung Prabowo

Pertemuan Ustadz Abdul Somad (UAS) dan Prabowo Subianto yang videonya viral, mendapat tanggapan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Asisten deputi Pembinaan Integritas dan Penegakan Disiplin SDM KemenPAN-RB, Bambang Dayanto Sumarsono, menilai apa yang dilakukan UAS melanggar aturan netralitas PNS. Langkah UAS itu juga bertentangan dengan PP 42 Tahun 2004 tentang Kode Etik PNS.






"Itu sudah jelas melanggar aturan. Apalagi videonya sudah viral dan ditonton jutaan orang," kata Bambang, Jumat (12/4/2019), seperti dikutip JPNN.

Bambang menjelaskan, meskipun menjadi ulama, UAS harus menjaga dirinya karena status PNS masih melekat. Sebagai PNS, menurut Bambang, UAS harus menahan diri. Walaupun mendukung salah satu capres, tetapi sebaiknya jangan diutarakan apalagi dipublikasikan.

"Kalau lihat videonya memang kapasitasnya sebagai ulama. Namun, kan perbicangan dengan capresnnya diunggah dan ditonton banyak orang. Nah di sini kena delik pelanggaran netralitas," tandasnya.





Untuk mengetahui apakah yang dilakukan UAS ada unsur kesengajaan atau tidak, Bambang mendesak Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk memanggil dai berjuta umat itu. UAS perlu dimintai klarifikasi. Jika terbukti bersalah, ada sanksi yang akan diberlakukan.

Seperti diketahui, video pertemuan UAS dan Prabowo viral, Kamis (11/4/2019). Tak hanya dipublikasikan di Youtube, video itu juga disiarkan televisi antara lain TV One.

Dalam video itu, UAS menyampaikan bahwa di pengajian dan tabligh akbar UAS, umat selalu menyampaikan aspirasi mendukung Prabowo dengan kode jarinya. Sejumlah ulama khas juga menyampaikan kepada UAS bahwa mereka mendukung Prabowo.

Dalam video itu, UAS juga menyampaikan nasehat dan hadiah kepada Prabowo serta mendoakannya. [Ibnu K/Tarbiyah]









Bertemu Prabowo, KemenPAN-RB: Jelas UAS Langgar Netralitas PNS


Unknown | 03.19 | ,

UAS dukung Prabowo

Pertemuan Ustadz Abdul Somad (UAS) dan Prabowo Subianto yang videonya viral, mendapat tanggapan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Asisten deputi Pembinaan Integritas dan Penegakan Disiplin SDM KemenPAN-RB, Bambang Dayanto Sumarsono, menilai apa yang dilakukan UAS melanggar aturan netralitas PNS. Langkah UAS itu juga bertentangan dengan PP 42 Tahun 2004 tentang Kode Etik PNS.






"Itu sudah jelas melanggar aturan. Apalagi videonya sudah viral dan ditonton jutaan orang," kata Bambang, Jumat (12/4/2019), seperti dikutip JPNN.

Bambang menjelaskan, meskipun menjadi ulama, UAS harus menjaga dirinya karena status PNS masih melekat. Sebagai PNS, menurut Bambang, UAS harus menahan diri. Walaupun mendukung salah satu capres, tetapi sebaiknya jangan diutarakan apalagi dipublikasikan.

"Kalau lihat videonya memang kapasitasnya sebagai ulama. Namun, kan perbicangan dengan capresnnya diunggah dan ditonton banyak orang. Nah di sini kena delik pelanggaran netralitas," tandasnya.





Seperti diketahui, video pertemuan UAS dan Prabowo viral, Kamis (11/4/2019). Tak hanya dipublikasikan di Youtube, video itu juga disiarkan televisi antara lain TV One.

Dalam video itu, UAS menyampaikan bahwa di pengajian dan tabligh akbar UAS, umat selalu menyampaikan aspirasi mendukung Prabowo dengan kode jarinya. Sejumlah ulama khas juga menyampaikan kepada UAS bahwa mereka mendukung Prabowo.

Dalam video itu, UAS juga menyampaikan nasehat dan hadiah kepada Prabowo serta mendoakannya. [Ibnu K/Tarbiyah]









Albertino: Saya Kristen dan Seumur Hidup Tak Pernah Berlinang Air Mata Dengar Ceramah Dai Muslim


Unknown | 02.44 | ,

UAS doakan Prabowo
UAS doakan Prabowo

Video nasehat Ustadz Abdul Somad (UAS) kepada Capres Prabowo Subianto membuat banyak orang menangis. Bahkan bukan hanya umat Islam. Seorang pemeluk Kristen tak bisa menyembunyikan rasa harunya.

Pengguna Twitter @albertino_baker menuliskan pengakuannya di Twitter, Kamis (11/4/2019).






“Saya Kristen & seumur hidup saya tidak pernah BERLINANG AIR MATA ketika mendengar ceramah yg diberikan seorang Muslim. Terima kasih UAS & Pak @prabowo telah mengajarkan KEIKHLASAN kpd saya. #UASPilihPrabowo,” kata @albertino_baker sembari menyertakan screenshoot UAS mendoakan Prabowo.



Twit itu pun viral. Hingga berita ini dimuat, twit tersebut telah diretwit 5.666 kali dan difavoritkan 14 ribu pengguna Twitter. Twit itu juga mengundang ratusan komentar.





“Terimakasih kasih saudara ku.. aku juga berlinang air mata membaca tweet mu saudaraku..” kata @Vickyhareva

“Terimakasih.. Walaupun anda tidak bersaudara dalam aqidah, tapi anda sodara saya dalam bernegara.. 🙏,” kata @Ridwanmochtar1

“terima kasih saudaraku...saya muslim tetapi saya menyayangi kalian saudara2 saya yg kristen, tidak berubah dan berkurang walaupun beberapa tahun belakangan ini kita coba dibenturkan oleh provokator.. mari berjuang bersama menjadikan indonesia adil dan makmur,” kata @zen_alay

“Begitulah kata2 yg meluncur dr hati yg tulus... Dia tidak menembus melainkan juga kemuara hati tulus lainnya. Menembus sekat raga, ras bahkan tabir agama sekalipun... Demi tegaknya adil dan makmur di belantika bhenika tunggal ika ini... #01MainCurang #UASPilihPrabowo,” kata @FaithTawheed. [Ibnu K/Tarbiyah]







Bawaslu Sebut Video Surat Suara Tercoblos di Malaysia Tidak Hoaks, Jokowi: Ya Dicek Sajalah!


Unknown | 18.59 | ,

surat suara tercoblos di Malaysia

Beredarnya sejumlah foto dan video surat suara tercoblos di Malaysia mendapat tanggapan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Capres petahana Joko Widodo.

Bawaslu mengatakan bahwa video tersebut bukan hoaks.

Anggota Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan bahwa video surat suara tercoblos di Selangor, Malaysia, bukan berita bohong.






"Dari perbincangan yang ada ini bukan hoaks," kata Bagja, Kamis (11/4/2019), seperti dikutip Tribunnews.

Meski demikian, Bawaslu belum dapat memastikan jumlah surat suara yang tercoblos tersebut.

Bawaslu juga belum bisa memastikan apakah surat suara yang dicoblos hanya surat suara calon anggota DPR RI atau ada yang lainnya.

Menurut Bagja, pihaknya masih melakukan rapat pleno terkait kejadian ini.

"Kan harus diteliti surat suaranya asli atau tidak, apakah memang surat suara dari KPU atau bukan, kemudian di mana kejadiannya. Kan ada beberapa video, ada yang lagi nyoblos, itu dari pengawas yang sama atau tidak," lanjutnya.

Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar juga membenarkan ditemukannya surat suara tercoblos itu. Kejadian tersebut ditemukan oleh Panwaslu Luar Negeri.

"Benar (ada surat suara yang tercoblos). Panwaslu Luar Negeri Kuala Lumpur sebagai penemu," tandas Fritz.





Sementara itu, menanggapi kabar ditemukannya surat suara tercoblos di Malaysia, Jokowi menegaskan, apabila ada dugaan kecurangan dalam proses pencoblosan suara di Malaysia, laporkan segera ke Bawaslu.

"Kalau itu benar dan merupakan pelanggaran, laporkan saja ke Bawaslu. Mekanisme di sana jelas," kata Capres petahana tersebut usai kampanye di Depok, Kamis (11/4/2019).

Jokowi meminta agar berita tersebut benar-benar dicek keakuratannya. Jangan sampai dimanfaatkan pihak tertentu untuk kepentingan politik.

"Ya dicek sajalah. Enggak usah diangkat ke isu-isu yang enggak jelas," lanjutnya. [Ibnu K/Tarbiyah]









Kajian Subuh, Aa Gym Tayangkan Video UAS Dukung Prabowo


Unknown | 15.49 | ,

Aa Gym tayangkan video UAS dukung Prabowo






Kajian MQ pagi ini di Masjid Daarut Tauhiid berbeda dari hari-hari biasanya. KH Abdullah Gymnastiar menayangkan video Ustadz Abdul Somad (UAS) mendukung Capres 02 Prabowo Subianto.

Video itu ditayangkan dalam live facebook video pagi ini, Jumat (12/4/2019). Bagaimana tanggapan pemirsa?

Mayoritasnya ternyata mendukung Prabowo.

“Pernyataan Aa gym sudah diwakili oleh Ustad Abdul shomad,” kata Muhammad Shodiq.





“Mari berdiri merapatkan barisan di belakang ulama yang takut kepada Allah.. bukan ulama yg takut kepada penguasa atau ulama yang mengejar kekuasaan.. semoga Allah meridhoi..,” kata Djoko Tri Nugroho.

“Allahu Akbar!!!. Meleleh dan bergetar hati.menyaksikan ini semua. Alhamdulillah ya Allah....Alhamdulillah ya Allah😭😭😭. Injury time beliau muncul, UAS ❤. Masya Allah....Allahu Akbar. Laa hawla walaquwwata illa billahil'aliyil'adzim. #ikutiUlamaHanifBismillah,” kata Enung Nurhasanah.

UAS dan Aa Gym masuk dalam daftar tokoh agama yang imbauannya paling didengar oleh pemilih menurut survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA. UAS menempati peringkat teratas dengan tingkat elektoral 30,2 persen.

"Elektoral yang tercatat mendengarkan ujaran-ujaran Abdul Somad mencapai 30,2 persen," kata Peneliti LSI Denny JA, Ikrama M, dalam konferensi pers pada 14 Oktober 2018 lalu. [Ibnu K/Tarbiyah]







Hari Ini UAS, Besok akan Disusul Ulama-Ulama Besar


Unknown | 09.24 | ,

UAS dukung Prabowo






Dukungan Ustadz Abdul Somad (UAS) kepada Capres 02 Prabowo Subianto akan diikuti sejumlah ulama besar besok dan lusa. Hal itu diungkapkan oleh inisiator gerakan #2019GantiPresiden, Mardani Ali Sera.

“Jazakallah khairan ust Abdul Somad. Beberapa hari kedepan, beberapa ulama besar akan turut serta menyampaikan dukungannya. 🇮🇩🙏 #UASPilihPrabowo,” kata politisi PKS itu melalui akun Twitter pribadinya, @MardaniAliSera, Kamis (11/4/2019).







Dukungan UAS secara terang-terangan hari ini kepada Prabowo dinilai sebagai energi besar yang membawa gerbong suara umat. Di mana-mana, pengajian UAS selalu dihadiri banyak umat Islam.

Menurut survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, UAS adalah tokoh agama yang imbauannya paling didengar oleh pemilih. UAS menempati peringkat teratas dengan tingkat elektoral 30,2 persen.

"Elektoral yang tercatat mendengarkan ujaran-ujaran Abdul Somad mencapai 30,2 persen," kata Peneliti LSI Denny JA, Ikrama M, dalam konferensi pers pada 14 Oktober 2018 lalu. [Ibnu K/Tarbiyah]







 
Design Downloaded from free Blogger templates | free website templates | Seodesign.us | Funny Sport Videos.