THIS IS FEATURED POST 1 TITLE

THIS IS FEATURED POST 1 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Quas molestias excepturi
THIS IS FEATURED POST 2 TITLE

THIS IS FEATURED POST 2 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Impedit quo minus id
THIS IS FEATURED POST 3 TITLE

THIS IS FEATURED POST 3 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Voluptates repudiandae kon
THIS IS FEATURED POST 4 TITLE

THIS IS FEATURED POST 4 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Mauris euismod rhoncus tortor

Ini Doa Rasulullah yang Tak Dikabulkan Allah


Unknown | 21.02 | ,





Seluruh doa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dikabulkan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Namun, ada satu doa yang tidak dikabulkan-Nya.

Doa itu terkait dengan umatnya. Yang boleh jadi, terjadi pada generasi kita dan karenanya kita patut waspada.

رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- صَلاَةً فَأَطَالَهَا قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّيْتَ صَلاَةً لَمْ تَكُنْ تُصَلِّيهَا قَالَ أَجَلْ إِنَّهَا صَلاَةُ رَغْبَةٍ وَرَهْبَةٍ إِنِّى سَأَلْتُ اللَّهَ فِيهَا ثَلاَثًا فَأَعْطَانِى اثْنَتَيْنِ وَمَنَعَنِى وَاحِدَةً سَأَلْتُهُ أَنْ لاَ يُهْلِكَ أُمَّتِى بِسَنَةٍ فَأَعْطَانِيهَا وَسَأَلْتُهُ أَنْ لاَ يُسَلِّطَ عَلَيْهِمْ عَدُوًّا مِنْ غَيْرِهِمْ فَأَعْطَانِيهَا وَسَأَلْتُهُ أَنْ لاَ يُذِيقَ بَعْضَهُمْ بَأْسَ بَعْضٍ فَمَنَعَنِيهَا

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melakukan shalat yang amat panjang. Melihat hal tersebut para sahabat bertanya, “Tidak biasanya Anda melakukan shalat seperti itu.” Beliau menjawab, “Ya, benar. Shalatku itu adalah shalat raghbah (penuh harap) dan rahbah (takut kepadaNya), dalam shalatku itu aku memohon kepada Allah tiga perkara, Dia mengabulkan dua perkara sedangkan satunya lagi tidak dikabulkan. Aku memohon agar umatku tidak binasa oleh bencana kelaparan, maka Dia mengabulkan permohonan ini. Aku memohon agar umatku tidak dikuasai oleh musuh dari luar mereka, Dia pun mengabulkannya. Namun ketika aku memohon agar umatku tidak merasakan kekejaman di antara sesamanya, Dia tidak mengabulkannya.” (HR. Tirmidzi; shahih)






Demikianlah Rasulullah sangat berharap agar umatnya tidak binasa. Allah mengabulkan doa Rasulullah agar umatnya tidak binasa karena kelaparan dan serangan musuh. Namun yang membuat Rasulullah bersedih, kebinasaan umat bisa terjadi manakala sebagian muslim berbuat kejam terhadap muslim yang lain.

Kita melihat sejak zaman sahabat, umat Islam tak terkalahkan ketika mereka bersatu menghadapi musuh-musuhnya. Namun manakala terjadi perpecahan, sesama muslim saling menyakiti, timbullah kerugian besar di kalangan umat Islam.

Dulu ada perang Jamal, ada perang Shiffin, ada peperangan internal umat Islam semasa Daulah Umayyah, Daulah Abbasiyah hingga Turki Utsmani. Namun fragmen-fragmen sejarah itu bisa diatasi. Yang lebih parah terjadi setelah itu. Kini banyak perpecahan internal umat Islam di berbagai negara.

Maka kita patut menangis melebihi kesedihan Rasulullah, ketika umat ini saling bermusuhan. Kita patut waspada, bahwa jika kita saling membenci dan menyakiti sesama umat Islam, kita tergolong umat yang akan binasa. Seperti doa Rasulullah yang tidak dikabulkan Allah tersebut. [Ibnu K/Tarbiyah.net]






Sekelompok Muslim Usir Muslim yang Lain? Menangislah Baca Hadits Nabi Ini


Unknown | 17.08 | ,

Ustadz Kholid Basalamah dievakuasi
Ustadz Kholid Basalamah setelah ditolak di Rungkut Sidoarjo, Sabtu (4/3)




Umat Islam di Indonesia terhenyak. Di satu daerah, seorang Ustadz seorang ustadz diusir dan pengajiannya ditolak. Banyak yang menyesalkan kejadian tersebut karena sesama muslim seharusnya bersaudara, bersatu dan tidak bermusuhan.

Rupanya, fenomena itu sudah dikabarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam lebih dari 14 abad yang lalu.

رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- صَلاَةً فَأَطَالَهَا قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّيْتَ صَلاَةً لَمْ تَكُنْ تُصَلِّيهَا قَالَ أَجَلْ إِنَّهَا صَلاَةُ رَغْبَةٍ وَرَهْبَةٍ إِنِّى سَأَلْتُ اللَّهَ فِيهَا ثَلاَثًا فَأَعْطَانِى اثْنَتَيْنِ وَمَنَعَنِى وَاحِدَةً سَأَلْتُهُ أَنْ لاَ يُهْلِكَ أُمَّتِى بِسَنَةٍ فَأَعْطَانِيهَا وَسَأَلْتُهُ أَنْ لاَ يُسَلِّطَ عَلَيْهِمْ عَدُوًّا مِنْ غَيْرِهِمْ فَأَعْطَانِيهَا وَسَأَلْتُهُ أَنْ لاَ يُذِيقَ بَعْضَهُمْ بَأْسَ بَعْضٍ فَمَنَعَنِيهَا

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melakukan shalat yang amat panjang. Melihat hal tersebut para sahabat bertanya, “Tidak biasanya Anda melakukan shalat seperti itu.” Beliau menjawab, “Ya, benar. Shalatku itu adalah shalat raghbah (penuh harap) dan rahbah (takut kepadaNya), dalam shalatku itu aku memohon kepada Allah tiga perkara, Dia mengabulkan dua perkara sedangkan satunya lagi tidak dikabulkan. Aku memohon agar umatku tidak binasa oleh bencana kelaparan, maka Dia mengabulkan permohonan ini. Aku memohon agar umatku tidak dikuasai oleh musuh dari luar mereka, Dia pun mengabulkannya. Namun ketika aku memohon agar umatku tidak merasakan kekejaman di antara sesamanya, Dia tidak mengabulkannya.” (HR. Tirmidzi; shahih)






Demikianlah Rasulullah sangat berharap agar umatnya tidak binasa. Allah mengabulkan doa Rasulullah agar umatnya tidak binasa karena kelaparan dan serangan musuh. Namun yang membuat Rasulullah bersedih, kebinasaan umat bisa terjadi manakala sebagian muslim berbuat kejam terhadap muslim yang lain.

Kita melihat sejak zaman sahabat, umat Islam tak terkalahkan ketika mereka bersatu menghadapi musuh-musuhnya. Namun manakala terjadi perpecahan, sesama muslim saling menyakiti, timbullah kerugian besar di kalangan umat Islam.

Dulu ada perang Jamal, ada perang Shiffin, ada peperangan internal umat Islam semasa Daulah Umayyah, Daulah Abbasiyah hingga Turki Utsmani. Namun fragmen-fragmen sejarah itu bisa diatasi. Yang lebih parah terjadi setelah itu. Kini banyak perpecahan internal umat Islam di berbagai negara.

Maka kita patut menangis melebihi kesedihan Rasulullah, ketika umat ini saling bermusuhan. Baru saja tanda-tanda persatuan umat Islam terlihat saat Aksi Bela Islam, saat jutaan orang dari berbagai latar belakang ormas bersatu dalam Aksi 411 dan 212, kini kita disuguhi berita pengusiran muslim oleh muslim yang lain. Semoga ini tidak terulang, sehingga umat terhindar dari kebinasaan. [Ibnu K/Tarbiyah.net]






Nasyid yang Terinspirasi Habib Rizieq Ini Bikin Warga Madura Bangga


Unknown | 07.24 | ,

Nasyid Madura terinspirasi Habib Rizieq




Sebuah nasyid viral di media sosial, baru-baru ini. Nasyid itu dilantunkan oleh sejumlah santri Madura, terinspirasi dari Habib Rizieq.

Dengan lirik cadas yang dibawakan beberapa karakter suara, nasyid ini menggelorakan semangat bela Islam. Namun juga membuat berkaca-kaca terutama saat ditampilkan video-video dokumenter Aksi Bela Islam sebagai klipnya.

Nasyid berdurasi 10 menit ini diproduksi oleh Komunitas Seniman Jawa Timur. Tercatat sejumlah nama vokalis yakni Suleiman Tsani, Rifki el Albi, Roszy, Khayril Anwar, Rangga Prayogo, Mahmoud Abbas, Faiz Gerhana, Ashiq El Rahman, dan Rifki Al Ayyoubi.






Tak ayal, nasyid ini membuat warga Madura bangga. Misalnya seperti disampaikan Shohwa EL Firdausi.

“Saya suka... saya bangga jadi orang Madura...,” kata Shohwa El Firdausi.








Inilah Identitas Pria yang Cium Kening Raja Salman


Unknown | 19.40 | ,

Syeikh Hussein Lee cium kening Raja Salman - Alarabiya
Syeikh Hussein Lee cium kening Raja Salman (Alarabiya)




Setelah berkunjung ke Malaysia, Raja Salman kini berkunjung ke Indonesia. Dalam dua kunjungan ini, para pejabat negara tampak sangat hormat kepada Raja Arab Saudi itu dengan menjabat tangan sambil sedikit membungkukkan badan.

Namun, ada seorang pria yang memancing penasaran banyak orang. Pasalnya, pria ini mencium kening Raja Salman.

Siapakah pria tersebut sehingga “berani” mencium kening Raja Salman?

Ternyata pria ini adalah Syekh Hussain Yee, seorang ulama Malaysia keturunan China.

Sewaktu kecil, Syekh Hussein Yee merupakan penganut Budha. Lalu pada tahun 1968 ketika berusia 18 tahun, ia masuk Islam. Sebagai mualaf, lompatan Yee dalam Islam tergolong luar biasa. Ia mendalami Islam langsung di Tanah Suci dan itu mulai membuatnya memiliki hubungan erat dengan Arab Saudi.






Syekh Hussein Yee menuntut ilmu di University of Madinah, mengambil jurusan Ilmu Hadits.

Pada tahun 1984, ia mendirikan organisasi pelayanan Al Khadeem. Yakni sebuah badan amal kemanusiaan Malaysia yang berkomitmen untuk membantu mereka yang membutuhkan melalui amal yang efektif dengan dipandu oleh Al-Qur'an dan sunnah.

Syekh Hussein juga penasihat bagi kantor mubaligh Malaysia, PERKIM yang fokus untuk membimbing para mualaf.

Kini Syekh Hussein berusia 67 tahun. Ia meniucm kening Raja Salman saat pemimpin Arab Saudi itu mengunjungi Islamic University of Malaysia (IIUM) untuk menerima penghargaan pada Selasa (28/2/2017) lalu. [Ibnu K/Tarbiyah.net]






Raja Salman Beri Hadiah Kiswah Ka’bah, Pengurus Masjid Istiqlal Ungkap Maknanya


Unknown | 06.20 | ,

Hadiah Kiswah
Hadiah Kiswah (Kumparan.com)




Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud memberikan hadiah kain penutup (kiswah) Ka’bah kepada pengurus Masjid Istiqlal, Kamis (2/3/2017) sore. Kiswah yang bertuliskan benang emas diberikan Raja Salman usai shalat sunnah.

“Beliau shalat sunnah, setelah shalat sunnah beliau menyampaikan cendera mata untuk Istiqlal berupa kiswah. Ini menjadi simbol yang sangat penting," kata Wakil Ketua Badan Pelaksana dan Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI) Bahrul Hayat, di komplek Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (2/3/2017), seperti dikutip Republika.

Apa makna hadiah kiswah tersebut? Menurut Bahrul, maknanya sangat dalam dan karenanya pengurus Masjid Istiqlal sangat senang dengan hadiah tersebut. Pasalnya, hadiah kiswah tidak diberikan kepada sembarang orang.






"Tentu sangat senang ya. Sekali lagi karena kiswah Ka'bah seringkali menjadi cendera mata yang sangat khusus dari Saudi untuk saudara-saudara yang dianggap layak menerima. Kiswah ini langsung disampaikan punya makna mendalam," lanjutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Raja Salman tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma pada Rabu (1/3/2017) siang dengan disambut Presiden Jokowi. Kemudian menuju istana Bogor untuk kunjungan kenegaraan. Dan sore harinya meninggalkan Istana Bogor menuju Jakarta.

Hari ini, setelah bertemu DPR RI, Raja Arab itu mengunjungi Masjid Istiqlal. Ia shalat sunnah tahiyatul masjid, memberikan nasehat untuk Masjid Istiqlal dan kemudian menyerahkan hadiah kiswah tersebut. [Ibnu K/Tarbiyah.net]






Ini Pihak yang Dapat Hadiah Kiswah dari Raja Salman


Unknown | 06.10 | ,

Hadiah Kiswah
Hadiah Kiswah (Kumparan.com)




Pada tahun 1955, Raja Arab Saudi kala itu Saud bin Abdulaziz memberikan hadiah kain penutup (kiswah) Ka’bah kepada Presiden Soekarno. Saat itu Soekarno dan rombongan menemui Raja Saud di sela-sela ibadah haji.

Dalam kunjungannya ke Indonesia, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud juga memberikan hadiah kiswah. Hadiah kiswah yang bertuliskan kaligrafi benang emas itu diberikan kepada pengurus Masjid Istiqlal, Kamis (2/3/2017) sore. Kiswah yang bertuliskan benang emas diberikan Raja Salman usai shalat sunnah.

“Beliau shalat sunnah, setelah shalat sunnah beliau menyampaikan cendera mata untuk Istiqlal berupa kiswah. Ini menjadi simbol yang sangat penting," kata Wakil Ketua Badan Pelaksana dan Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI) Bahrul Hayat, di komplek Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (2/3/2017), seperti dikutip Republika.






Menurut Bahrul, pengurus Masjid Istiqlal sangat senang dengan hadiah tersebut. Pasalnya, hadiah kiswah tidak diberikan kepada sembarang orang.

"Tentu sangat senang ya. Sekali lagi karena kiswah Ka'bah seringkali menjadi cendera mata yang sangat khusus dari Saudi untuk saudara-saudara yang dianggap layak menerima. Kiswah ini langsung disampaikan punya makna mendalam," lanjutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Raja Salman tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma pada Rabu (1/3/2017) siang dengan disambut Presiden Jokowi. Kemudian menuju istana Bogor untuk kunjungan kenegaraan. Dan sore harinya meninggalkan Istana Bogor menuju Jakarta.

Hari ini, setelah bertemu DPR RI, Raja Arab itu mengunjungi Masjid Istiqlal. Ia shalat sunnah tahiyatul masjid, memberikan nasehat untuk Masjid Istiqlal dan kemudian menyerahkan hadiah kiswah tersebut. [Ibnu K/Tarbiyah.net]






Mengapa Indonesia Antusias Sambut Raja Salman? Ipang Wahid Ungkap 12 Fakta


Unknown | 04.50 | ,

Siswa sambut Raja Salman
Siswa sambut Raja Salman (Antara Foto)




Mengapa sambutan Indonesia kepada Raja Salman begitu semarak dan antusias? Bahkan mereka yang sebelumnya menyebar propaganda “anti-Arab” pun turut bermuka manis?

Ipang Wahid, putra sulung KH Shalahuddin Wahid (Gus Shalah), mengungkapkan 12 fakta menarik tentang Arab dan jasa-jasanya terhadap Indonesia.

Banyak yang antusias, euphoria atau hanya kepo akan kehadiran Raja Arab Ke Indonesia.
Kenapa? Mungkin beberapa fakta di bawah ini bisa sedikit menjawab...

1. Tahukah Anda siapa yang pertama memberitakan kemerdekaan Indonesia? Koran-koran Arab.

2. Tahukah Anda siapa yang pertama mengakui kedaulatan Republik Indonesia? Arab, Mesir dan Palestina.

3. Tahukah Anda siapa yang pertama mengirim bantuan senjata dari luar Indonesia pasca proklamasi? Arab, senjata dari Mesir diangkut atas biaya Arab Saudi.

4. Tahukah Anda siapa tokoh yang pertama mengucapkan selamat atas kemerdekaan Indonesia? Arab, Syaikh Ismail Husein Mufti Palestina.

5. Proklamasi 1945 dibacakan di rumah orang Arab, Faraj Martak.






6. Bung Karno sakit beri-beri sebelum proklamasi, sembuh diberi madu Arab oleh Faraj Martak.

7. Kakeknya Bung Hatta belajar di Arab.

8. KH Hasyim Asy'ari (pendiri NU) dan KH Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiah) dan para pendiri Ormas Islam lainnya menimba ilmu di Arab.

9. Orang yang dianggap berbahaya oleh Snouck Hurgronje adalah orang yang pulang dari Arab, karena itu ditandai dengan gelar haji.

10. Yang menyelamatkan Bendera Pusaka saat agresi militer Belanda II 1948 adalah orang Arab, Mayor Husein Muthahhar. Beliau juga penyusun lagu Dirgahayu Indonesiaku, Hymne Syukur dan Mars Pramuka.

11. Salah satu bapak pendiri bangsa kita adalah orang Arab, AR. Baswedan anggota BPUPKI dan Wakil Menteri Penerangan 1946.

12. Lambang negara Indonesia, Garuda Pancasila, dibuat oleh keturunan Arab, Syarif Abdul Hamid al-Kadrie.

Apapun, semoga kunjungan Raja Salman ini membawa manfaat bagi kita semua... bagi warga negara Indonesia, keturunan dari manapun dia. Karena kita semua satu, Indonesia.







 
Design Downloaded from free Blogger templates | free website templates | Seodesign.us | Funny Sport Videos.