THIS IS FEATURED POST 1 TITLE

THIS IS FEATURED POST 1 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Quas molestias excepturi
THIS IS FEATURED POST 2 TITLE

THIS IS FEATURED POST 2 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Impedit quo minus id
THIS IS FEATURED POST 3 TITLE

THIS IS FEATURED POST 3 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Voluptates repudiandae kon
THIS IS FEATURED POST 4 TITLE

THIS IS FEATURED POST 4 TITLE

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

Mauris euismod rhoncus tortor

Soal Lagu Anies-Sandi, Pendeta yang Sering Tampil di TV Ini Akhirnya Minta Maaf


Unknown | 01.37 | ,

Pendeta Gilbert Lumoindong minta maaf
Pendeta Gilbert Lumoindong (ilustrasi)




Munculnya tuduhan bahwa PKS dan Tim Pemenangan Anies-Sandi menggunakan lagu rohani Israel bukan hanya menyeret Ahoker biasa. Bahkan, pendeta yang sering tampil di televisi pun turut terlibat. Namun, akhirnya ia minta maaf setelah terbukti lagu tersebut berasal dari Khaled dan Israel-lah yang meniru Khaled.

Awalnya, Pendeta Gilbert Lumoindong mengatakan PKS menggubah lagu Israel “Hashem Melech” menjadi lagu “Kobarkan Semangat.”

Namun, setelah mendapatkan info bahwa aransemen lagu itu berasal dari lagu Khaled, ia pun minta maaf.

“Ternyata memang lagu "Kobarkan Semangat" pemenangan Anies-Sandy berasal dari lagu asli, Khaled; C'est La Vie #maaf,” tulisnya melalui akun @PatorGilbert, Jumat (7/4/2017).



Seperti diberitakan sebelumnya, Nasyid Kobarkan Semangat Indonesia yang menjadi lagu utama kampanye PKS pada Pileg 2014 itu memang bukan aransemen buatan PKS sendiri. Lagu itu dibawakan oleh Shoutul Harokah dan liriknya juga dari Shoutul Harokah. Namun aransemen lagu itu beli. Lagu aslinya adalah C’est la vie yang diproduksi oleh RedOne, sebuah produser Maroko-Swedia dan dinyanyikan oleh Khaled. Lagu ini menjadi hit pada musim panas 2012. Lagu ini memiliki dua versi bahasa yakni Arab dan Prancis.



Karena aransemen-nya yang bagus, lagu C’est la vie banyak diadopsi di negara lain. Di antaranya adalah AKP (Partai Keadilan dan Pembangunan) Turki.






PKS juga menggunakan aransemen C’est la vie dengan lirik Shoutul Harokah dan jadilah nasyid Kobarkan Semangat Indonesia yang dipersiapkan menjadi lagu utama kampanye Pileg 2014.



Lagu ini kemudian digunakan sebagai salah satu lagu kampanye Anies-Sandi.



Nah, ternyata, lagu C’est la vie juga diadopsi musisi Israel Gad Elbaz menjadi lagu Hashem Melech yang dirilis pada 27 Januari 2013 lalu pada tahun 2016, diluncurkan lagi dengan judul Hashem Melech 2.0 bersama rapper Nissim. [Ibnu K/Tarbiyah.net]






Polisi Minta Sidang Ahok Ditunda, Pengamat Kepolisian: Indikasi Ada Kepentingan Politis


Unknown | 21.32 | ,

Ahok (arah.com)
Ahok (arah.com)




Polda Metro Jaya mengeluarkan surat permintaan penundaan pembacaan tuntutan dan pleidoi kasus dugaan penistaan agama yang menyeret terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar menilai surat tertanggal 4 April 2017 itu bermuatan politis. Polda Metro Jaya, menurutnya, telah bertindak di luar kewenangannya.

Bambang menegaskan, kepolisian merupakan bagian dari criminal justice system yang tidak memiliki wewenang untuk meminta suatu sidang pengadilan ditunda.






"Apalagi dengan menggunakan data intelijen," tandasnya dalam keterangan pers seperti dikutip Republika, Jumat (7/4/2017).

"Dari sini, indikasi adanya kepentingan politis terhadap Polri menjadi semakin jelas," imbuhnya.

Lebih jauh, pria yang berhasil menggagalkan pembajakan pesawat MNA di Bandara Adi Sutjipto tahun 1972 itu mengingatkan, aparat harus berpihak kepada rakyat dan bangsa. Polri tidak boleh berpihak pada golongan tertentu.

Jika aparat kepolisian milik golongan tertentu, menurut dosen pascasarjana di sejumlah universitas itu, Indonesia akan mundur jauh ke belakang. [Ibnu K/Tarbiyah.net]






Nasyid “Kobarkan Semangat Indonesia” Contek Lagu Israel? Ini Jawabannya


Unknown | 19.47 | ,

Kobarkan Semangat Indonesia




Nasyid “Kobarkan Semangat Indonesia” yang digunakan PKS pada Pemilu 2014 dan kini digunakan kampanye Anies-Sandi dipersoalkan. Di media sosial, muncul tuduhan dari Ahoker bahwa lagu itu mencontek lagu Israel berjudul Hashem Melech.

Melengkapi tuduhan itu, mereka pun menyertakan bukti bahwa lagu Israel itu lebih dulu dirilis yakni pada awal 2013.

Benarkah nasyid Kobarkan Semangat Indonesia mencontek lagu Israel Hashem Melech tersebut?

Sumber Tarbiyah.net pun memberikan informasi asal-usul nasyid Kobarkan Semangat Indonesia.

Nasyid yang menjadi lagu utama kampanye PKS pada Pileg 2014 itu memang bukan aransemen buatan PKS sendiri. Lagu itu dibawakan oleh Shoutul Harokah dan liriknya juga dari Shoutul Harokah. Namun aransemen lagu itu beli. Lagu aslinya adalah C’est la vie yang diproduksi oleh RedOne, sebuah produser Maroko-Swedia dan dinyanyikan oleh Khaled. Lagu ini menjadi hit pada musim panas 2012. Lagu ini memiliki dua versi bahasa yakni Arab dan Prancis.



Karena aransemen-nya yang bagus, lagu C’est la vie banyak diadopsi di negara lain. Di antaranya adalah AKP (Partai Keadilan dan Pembangunan) Turki.






PKS juga tertarik dengan aransemen C’est la vie kemudian membeli dan menggunakannya. Maka jadilah nasyid Kobarkan Semangat Indonesia yang dipersiapkan menjadi lagu utama kampanye Pileg 2014.





Nah, ternyata, lagu C’est la vie juga diadopsi musisi Israel Gad Elbaz menjadi lagu Hashem Melech yang dirilis pada 27 Januari 2013 lalu pada tahun 2016, diluncurkan lagi dengan judul Hashem Melech 2.0 bersama rapper Nissim. [Ibnu K/Tarbiyah.net]






Tim Ahok Lakukan Hal Tak Terduga di Sidang ke-17, GNPF-MUI: Ini Pertolongan Allah


Unknown | 03.17 | ,

Habib Rizieq berdoa (pekanews.com)
Habib Rizieq berdoa (pekanews.com)




Penasihat Hukum Ahok melakukan sesuatu yang tak terduga di Sidang ke-17, Selasa (4/4/2017) kemarin. Koordinator Persidangan GNPF-MUI Nasrulloh Nasution pun bersyukur sebab menurutnya hal itu adalah pertolongan Allah.

Apa yang dilakukan Penasihat Hukum Ahok? Ternyata mereka memutar video Habib Rizieq. Padahal nama file-nya adalah orasi Gus Dur. Namun ketika diputar di persidangan, yang muncul adalah video Habib Rizieq. Video tersebut menegaskan penjabaran larangan umat Islam memilih pemimpin nonmuslim.

"Haram hukumnya mengangkat orang kafir sebagai pemimpinnya," demikian salah satu pernyataan Habib Rizieq dalam video yang diputar, seperti ditirukan Nasrullah.






Peserta sidang di Auditorium Gedung Kementerian Pertanian itu akhirnya terpaksa mendengarkan penjelasan Habib Rizieq tentang Surah Al Maidah 51.

"Itu salahnya mereka (PH Ahok-red) keliru kasih nama file videonya, namun bagi kami itu berkah, di mana akhirnya semua akhirnya bisa nonton bareng dan mendengarkan sampai selesai ceramah Habib Rizieq dalam video tersebut", kata Nasrullah seperti dikutip Republika.

"Alhasil, Ahli Agama yang pernah ditolak kehadirannya oleh pihak terdakwa ini menjelaskan dengan terang benderang Surah Al Maidah 51 yang berisi larangan bagi umat Islam untuk mengambil pemimpin dari kalangan Yahudi dan Nasrani," lanjutnya. [Ibnu K/Tarbiyah.net]






Tonton Sebelum Dihapus: Video Serangan Gas Beracun di Suriah


Unknown | 20.02 | ,

Serangan gas beracun di Suriah




Sebuah tragedi kemanusiaan terburuk terjadi di Khan Sheikhoun, Provinsi Idlib Utara, Suriah. Daerah yang dikuasai oposisi itu diserang dengan gas kimia hingga menewaskan puluhan orang dan anak-anak, Selasa (4/4/2017).

Aktivis oposisi menilai, serangan ini merupakan serangan terburuk dalam perang di Suriah sejak tahun 2013.

Arab News melaporkan, sebuah rumah sakit di wilayah tersebut ikut hancur. Menurut kelompok HAM Suriah yang berbasis di Inggris, serangan gas kimia tersebut telah menewaskan kurang lebih 58 jiwa, termasuk 11 anak-anak.






EBUZZ, pada Rabu (5/4/2017) pagi menayangkan live streaming bagaimana serangan kimia terjadi di Suriah. Hanya dalam waktu tiga jam, video serangan gas beracun di Suriah ini ditonton satu juta orang.

Pemandangan korban yang menyayat hati membuat sebagian netizen tidak kuat melihatnya. Diprediksi, video ini akan segera dihapus.








Ini 3 Hal yang Menimpa Inul Daratista Sepekan Setelah Menghina Ulama


Unknown | 21.26 | ,

Inul hina ulama




“Al Ulama waratsatul anbiya’ (ulama adalah pewaris para nabi),” demikian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah mensabdakan. Jika seseorang menghina para ulama dan tidak mau bertaubat, maka sesuatu yang buruk anak menimpanya. Baik dalam jangka pendek di dunia maupun akibat jangka panjang di akhirat kelak.

Inul Daratista dinilai menghina ulama dengan tulisannya di Instagram, pekan lalu. Hal itu tertangkap dari kata-kata yang ia tuliskan “Yg sok alim dan otaknya di dengkul pasti mikirnya agama gak mikir beliau gubernur bpk kita semua' hahahhaa aku seh gak lihat beliau lg nyalonin lagi ... aku cuma bayangin yg pake syurban bisa mojok ama wanita sambil main s** skype itu piyeee critane bisa jadi panutan ???!”

Selama satu pekan setelah ia menuliskan kata-kata yang dinilai menghina ulama itu, sedikitnya 3 hal ini dialami oleh Inul:

1. Diboikot


Pemboikotan terhadap Inul, rumah karaoke milik Inul dan acara Inul di sebuah televisi segera menjadi viral sejak hari pertama Inul menuliskan kata-kata itu. Banyak netizen yang menggunakan tagar #BoikotInulDaratista di Twitter hingga menjadi gerakan online yang cukup besar.





2. Menghapus tulisan di Instagram


Entah karena takut atau merasa bersalah, Inul segera menghapus kata-kata yang berisi penghinaan terhadap ulama dari akun Instagramnya. Namun, sejumlah netizen telah men-screenshoot postingan tersebut. Dan meskipun tulisan telah dihapus, kecaman dan pemboikotan tidak lantas berhenti seketika.




3. Dilaporkan ke Polisi


Karena kata-kata yang dituliskan Inul dinilai sebagai penghinaan terhadap ulama, sejumlah elemen masyarakat pun melaporkan Inul ke kepolisian.
Ibu-ibu majelis taklim melaporkan Inul (Sindonews.com)

Pada Senin (27/3/2017) lalu, Advokat Peduli Ulama melaporkan Inul ke Polda Metro Jaya atas dugaan tindak pidana penghinaan terhadap ulama melalui media sosial. Inul dilaporkan atas dugaan pelanggaran pasal 310 dan pasal 311 KUHP serta Pasal 28 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Senin (3/4/2017) kemarin, puluhan ibu-ibu dari majelis taklim juga melaporkan Inul ke Polda Metro Jaya. Mereka juga melaporkan Inul atas tindak pidana penghinaan ulama melalui medsos. [Ibnu K/Tarbiyah.net]






Kelompok Ini Sesumbar Bubarkan Acara Dr Zakir Naik di Bekasi


Unknown | 20.31 | ,

Zakir Naik
Dr Zakir Naik (staronline.com)




Di tengah sambutan hangat jutaan muslim untuk Dr Zakir Naik, sebuah kelompok di Bekasi menyatakan ingin membubarkan acara Dr Zakir Naik yang akan digelar di Stadion Patriot, 8 April mendatang.

Mereka mengancam akan mengerahkan massa dan meminta aparat kepolisian membubarkan acara dai asal India yang telah berhasil mengislamkan ribuan orang tersebut.

Kelompok yang menamakan dirinya Garda Aswaja itu berdalih, Dr Zakir Naik merupakan sosok yang berbahaya.

“Kami melihat acara Zakir Naik bagian dari tumbuhnya Islam radikal di Indonesia. Ini bahaya bagi NKRI dan harus dibubarkan,” kata Koordinator Garda Aswaja Muhammad Sa’dun seperti dikutip Suaranasional, Selasa (4/4/2017).






Menurut Sa’dun, pemikiran Zakir Naik bisa merusak persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

“Kami Garda Aswaja siap membantu aparat kepolisian untuk membatalkan acara Zakir Naik di Bekasi,” imbuhnya.

Sa’dun juga berdalih, Zakir Naik tidak mengecam ISIS dan Al Qaida.

Padahal jika dilihat beberapa video Zakir Naik di Youtube, pakar perbandingan agama itu mengecam teror dan pembunuhan serta menjelaskan bahwa Islam adalah agama yang damai dan cinta perdamaian.

Sebelumnya, 19 aktivis Malaysia melaporkan Dr Zakir Naik ke pengadilan. (Baca: Dianggap Ancaman Nasional, 19 Aktifis Tuntut Zakir Naik Ditangkap)

Mereka menuntut pemerintah melarang Zakir Naik masuk ke Malaysia. Bahkan meminta polisi Malaysia menangkap dai yang akan kembali berdakwah di Malaysia pada pertengahan April mendatang. Mereka berdalih, Zakir Naik mengancam keamanan nasional. [Ibnu K/Tarbiyah.net]






 
Design Downloaded from free Blogger templates | free website templates | Seodesign.us | Funny Sport Videos.